; ;

Dinar Dalam Pecahan Kecil, Mengapa Tidak…?

Tuesday, 13 January 2009 19:23 qdinar

Melalui M-Dinar peminat-peminat Dinar dapat mulai memiliki account di M-Dinar walaupun dananya baru cukup untuk membeli ¼ Dinar sekalipun.
;

Grafik Pergerakan Nilai Tukar Dinar

Grafik Pergerakan Nilai Tukar Dinar
sumber: GERAI DINAR

Alasan Fundamental Untuk Memilih Dinar…

1. Dinar emas adalah uang yang digunakan oleh Rasulullah SAW tidak hanya untuk jual beli, tetapi juga untuk penerapan syariah itu sendiri.

a. Nisab zakat yang diukur dengan 20 Dinar atau 200 Dirham.

b. Batasan Hukum potong tangan bagi pencuri batasannya adalah nisab pencuri ¼ Dinar.

c. Diyat atau uang darah [dibebaskan dari hukum qisas (dibunuh)] yang besarannya 1000 Dinar.

Lantas bagaimana kita bisa tahu seseorang menjadi wajib zakat atau malah sebaliknya berhak menerima zakat kalau ukurannya yang berupa Dinar atau Dirham saja kita tidak mengenalnya ?.

2. Fakta di dunia modern ini bahwa uang kertas tidak akan bertahan terlalu lama. Semua uang kertas yang ada di dunia modern ini, tidak ada satupun yang telah membuktikan dirinya bisa survive dalam seratus tahun saja. Bisa jadi nama uangnya masih ada, tetapi jelas daya belinya sangat jauh berbeda dalam rentang waktu tersebut.

Padahal disisi lain ada uang yang daya belinya terbukti tetap lebih dari 1400 tahun yaitu Dinar. Di jaman Rasulullah SAW 1 Dinar cukup untuk membeli kambing, saat inipun 1 Dinar bisa membeli kambing yang baik di Jakarta.

Selengkapnya……..

Grafik Harga Emas Harian - Mingguan - Bulanan -Tahunan

Day :-0.01%
Month :6.24%
YTD :28.53%
52 W :53.28%
mm200 :976.15
Trend Power :
37
Interactive Chart

Pergerakan Harga Emas Harian

Investasi Emas : Koin Dinar, Emas Lantakan Atau Emas Perhiasan ?

Default value (nilai asal) dari investasi emas tinggi - otomatis nilai emas akan kembali ke nilai yang sesungguhnya – yang memang tinggi.

Default value (nilai) uang kertas, saham, surat berharga mendekati nol , karena kalau ada kegagalan dari pihak yang mengeluarkannya untuk menunaikan kewajibannya –uang kertas, saham dan surat berharga menjadi hanya senilai kayu bakar.

Nah sekarang sama-sama investasi emas, mana yang kita pilih ? Koin Emas, Emas Lantakan atau Perhiasan ?

BACA SELENGKAPNYA...........

Selasa, 24 Maret 2009

Estimasi Harga Emas Dari Para CEO…


Dari sekitar selusin Chief Executive Officer (CEO)perusahaan pertambangan emas menengah dunia semuanya sepakat bahwa harga emas dunia akan mencapai rekor tertinggi baru akhir tahun ini. Rekor tertinggi ini akan berada di kisaran US$ 1,100/oz s/d US$ 1,500/oz.


Written by Muhaimin Iqbal
Tuesday, 24 March 2009 08:38
Dari sekitar selusin Chief Executive Officer (CEO) perusahaan pertambangan emas menengah dunia yang baru-baru ini di interview oleh Business Newswire, semuanya sepakat bahwa harga emas dunia akan mencapai rekor tertinggi baru akhir tahun ini.

Berapa tepatnya memang tidak ada yang bisa memprediksi dengan akurat, tetapi dari pendapat-pendapat mereka tersebut rekor tertinggi ini akan berada di kisaran US$ 1,100/oz s/d US$ 1,500/oz.

Kecenderungan kenaikan harga emas akhir tahun tersebut menurut mereka pula tidak lepas dari tsunami ekonomi skala global yang mengakibatkan kekacauan investasi dan semakin banyaknya lembaga investasi yang membutuhkan penyelamatan.

Meskipun seluruh CEO yang menjadi responden dalam interview tersebut sepakat bahwa harga emas akan mencapai rekor baru menjelang akhir tahun ini, ada juga yang mengingatkan kemungkinan bahwa kenaikan ini akan melalui penurunan harga yang significant dahulu yaitu pada musim panas atau pertengahan Mei – pertengahan Agustus tahun ini.

Turunnya harga emas di musim panas adalah karena biasanya harga emas naik/turun seiring dengan naik turunnya harga komoditi khususnya energi. Di Musim panas orang membutuhkan lebih sedikit energi sehingga secara global harga energi turun, emas juga turun.

Sebaliknya di musim dingin, orang lebih banyak membutuhkan energi baik untuk memanaskan ruangan maupun untuk makanan. Ketika kebutuhan energi naik, maka harga bahan bakar juga naik dan harga emaspun mengikutinya.

Karena penduduk-belahan bumi utara yang mampu jauh lebih besar dari penduduk belahan bumi selatan, maka musim yang menggerakkan harga emas dunia adalah musim panas dan musim dingin di belahan bumi utara.

Dengan perkiraan harga emas di rekor baru antara US$ 1,100 – US$ 1,500 tersebut, lantas pada angka berapa rekor harga Dinar dalam Rupiah tahun ini ?. Tergantung nilai tukar Rupiah.

Rupiah berpeluang menguat karena kesepakatan tukar menukar devisa antara Indonesia dengan negara lain, misalnya dengan Cina melalui Bilateral Currency Swap Arrangement (BCSA) yang ditanda tangani baru-baru ini. Sebaliknya Rupiah juga berpeluang turun karena besarnya kebutuhan pelunasan hutang tahun ini seperti yang sudah saya tulis tanggal 17 Maret 2009 lalu.

Jadi kalau kita asumsikan Rupiah akan bergerak di kisaran Rp 11,000/US$ - Rp 12,000/ US$; maka estimasi para CEO tentang harga emas dalam US$/troy oz tersebut dapat kita konversikan menjadi harga Dinar di kisaran Rp 1,831,000 – Rp 2,725,000 per Dinar pada akhir tahun ini. Wallahu A’lam.
Last Updated on Tuesday, 24 March 2009 08:42

Copyright © 2009 Gerai Dinar. All Rights Reserved.
Joomla! is Free Software released under the GNU/GPL License.


0 komentar:

5 Ways To Profit As Gold Soars To $1,500 In 2009

Nov 17th, 2008 | By Mike Caggeso | Category: Gold Market

The recent slump in gold prices has puzzled many investors who considered the yellow metal a safe haven. But Mike Caggeso says the inflationary impact of the government’s $700 billion bailout program could send gold soaring towards $1,500 an ounce by the end of 2009. He recommends five ways to play this coming gold bull run.
This from Money Morning:

Gold hit two historic milestones in 2008.

First, in early March, the “yellow metal” hit its all-time high of $1,030 an ounce.

Just months later, the price of gold for December delivery had plummeted to $681 an ounce, a 21-month low and 33.9% drop from its record high.

Most gold bugs were equal parts puzzled and broken-hearted. The world’s stock markets tanked, as did some of its biggest economies. In such an environment, they thought, gold should have risen. After all, gold is widely considered to be a safe-haven investment when everything else is spiraling south.

However, Money Morning Contributing Editor Martin Hutchinson – an investment banker with more than 25 years’ experience on Wall Street and a leading expert on the international financial markets – understood perfectly what other investors did not.

“Gold is not a safe haven against recession,” said Hutchinson. “It’s a safe haven against inflation.” Selengkapnya..........

Bagaimana Kita Akan Membayar Biaya Kesehatan Kita Ketika Beranjak Tua…?

Written by Muhaimin Iqbal
Wednesday, 24 December 2008 06:54
Health

Ketika ibu saya tiga tahun sakit di Jakarta, beliau memiliki 11 orang anak yang bisa bergantian merawat sekaligus membiayai seluruh biaya kesehatan dan rumah sakitnya.

Mayoritas kita yang lahir belakangan mungkin tidak seberuntung ibu saya dengan sebelas anak, rata-rata kita punya dua tiga anak dan sedikit yang lebih dari itu. Meskipun anak-anak kita insyaallah menjadi anak-anak yang sholeh/sholehah yang ingin berbakti pada orang tuanya, tentu kita juga tidak ingin membebani mereka ketika kita beranjak tua.

Lantas bagaimana kita akan membayar biaya kesehatan kita saat itu ?, padahal biaya kesehatan kita justru meningkat sangat tajam ketika usia kita memasuki usia pensiun.

Perusahaan-perusahaan besar tempat kita berpuluh tahun bekerjapun akan berlepas diri dari membiayai kesehatan para pensiunannya, kalau toh mereka masih kontribusi biasanya sangat minim kontribusinya. Selengkapnya.....


Mungkinkah Good Money Akan Kembali Menggantikan Bad Money…?

Written by Muhaimin Iqbal
Friday, 19 December 2008 07:53
qns

Di akui atau tidak, pangkal dari segala persoalan yang membawa dunia dalam krisis yang belum jelas ujungnya kali ini adalah uang fiat (uang kertas) yang nilainya dipaksakan dari awang-awang.

Karena pangkal dari permasalahannya ada di uang kertas ini, maka apapun solusi yang ditempuh oleh pemerintah-pemerintah dunia tidak akan dapat memberikan solusi yang tuntas – selagi pangkal masalah (uang kertas) tersebut di pertahankan.

Bisa saja untuk sementara waktu penyakit kronis ini akan kelihatan sembuh, tetapi tidak lama kemudian akan kambuh lagi dan kambuh lagi. Lihat tulisan saya “ Belajar dari Rupiah…” untuk ini.

Selengkapnya...........

Investasi Emas, Why Not?

Thursday, May 29th, 2008

Emas dari dulu memang menjadi fenomena yang menarik hati. Memang benar apa yang dilakukan para orang tua jaman dulu yang gemar membeli emas atau tanah dari pada barang lainnya. Karena mereka tahu bahwa harga emas bakal naek terus dari tahun ke tahun. Investasi emas untuk jangka panjang (long term) memang sangat menjanjikan disamping simple juga tidak terlalu membutuhkan keahlian khusus untuk menjalankannya. Sama halnya dengan investasi tanah. Kendalanya mungkin pada keamanan penyimpanan emas itu sendiri, apakah di simpan di rumah atau di bank (Safe Deposit Box Bank). Perjalanan harga emas dari tahun ke tahun sangat fantastis, tahun 1998 harga emas per gramnya mencapai Rp 25,000,-, tahun 2004 sudah mencapai Rp. 90,000,-, sedangkan sekarang harga per gramnya per tanggal 29 Mei 2008 sudah mencapai Rp. 279,000,-. Memang harga emas belakangan ini sempat naik turun akibat fluktuasi harga minyak dunia. Ya, setidaknya kita perlu jeli untuk memanfaatkan peluang berinvestasi emas mengingat kondisi tersebut.

Kenapa Emas?

TEORI INVESTASI

Jangan Taruh semua Telor dalam satu keranjang. Pastikan investasi anda berada dalam beberapa instrumen invesatsi anda selain tanah, saham, obligasi, dan emas tentunya.

SEJARAH BERKATA

Sejarah membuktikan emas tidak memiliki efek inflasi (ZERO INFLATION EFFECT) dan cendrung stabil dengan nilai yang riil.

TEORI KELANGKAAN (SCARCITY)

Di beberapa negara terjadi penurunan produksi emas, sehingga menimbulkan kelangkaan (scarcity) emas di masyarakat sedangkan permintaan terhadap emas meningkat. Hal ini bisa memicu kenaikan harga emas.

(Ditulis oleh : Gede Suarnaya, dari berbagai sumber)