<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss'><id>tag:blogger.com,1999:blog-5202043159270182072</id><updated>2009-11-16T07:11:34.455+07:00</updated><title type='text'>GeraiDinarBogor</title><subtitle type='html'>Mengupas pentingnya peran emas dan perak dalam bentuk Dinar dan Dirham untuk stabilisasi nilai mata uang</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://geraidinarbogor.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5202043159270182072/posts/default'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://geraidinarbogor.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5202043159270182072/posts/default?start-index=26&amp;max-results=25'/><author><name>GDB</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14402421627700119821</uri><email>noreply@blogger.com</email></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>50</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5202043159270182072.post-4661162422175313870</id><published>2009-11-12T07:06:00.002+07:00</published><updated>2009-11-12T07:11:54.875+07:00</updated><title type='text'>Harga Emas/Dinar Lagi Tinggi, Kapan Kesempatan Untuk Membeli…?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.geraidinar.com/images/goldchange.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 427px; height: 332px;" src="http://www.geraidinar.com/images/goldchange.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Dalam sepuluh tahun terakhir, meskipun Anda beli emas/Dinar pada musim harga emas/Dinar tinggi seperti pada bulan November ini; statistik menunjukkan Anda tidak pernah merugi bila Anda menjualnya satu tahun berikutnya atau lebih.&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Written by Muhaimin Iqbal    &lt;br /&gt;Thursday, 12 November 2009 05:51&lt;br /&gt;Gold Price Change&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu tulisan saya yang sangat banyak dibaca pengunjung web ini rupanya tulisan saya tentang Musim Membeli Emas yang saya tulis akhir Maret (2009) lalu. Tingginya harga emas dunia dua bulan terakhir – yang sampai pagi ini telah berada di kisaran US$ 1117/oz – meng-confirm pola musiman dalam perkembangan harga emas dunia seperti yang saya uraikan di tulisan tersebut diatas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas pertanyaan yang sering muncul adalah – kalau kita punyanya uang/anggaran untuk menabung Dinar/emas di bulan-bulan dimana musim harga emas lagi tinggi seperti sekarang ini; apakah terus kita menunggu sampai akhir Maret nanti untuk membeli emas/Dinar ?.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.geraidinar.com/images/goldspot.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 201px; height: 163px;" src="http://www.geraidinar.com/images/goldspot.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;Jawabannya ada di grafik disamping, yaitu grafik yang menunjukkan tingkat perubahan harga emas/Dinar (dalam Rupiah) selama 10 tahun terakhir – dalam tiga kategori perubahan , yaitu bulanan (kuning), 6 bulanan(hijau) dan tahunan (merah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agak njlimet memang, tetapi gampangnya saya contohkan begini : Bila Anda membeli emas atau Dinar pada musim harga tinggi seperti pada bulan November sekarang, berapa peluang Anda untuk rugi dalam 1 bulan kedepan, enam bulan kedepan dan satu tahun kedepan ?.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan statistik 10 tahun terakhir, ternyata peluang Anda rugi sebulan berikutnya hanya 2/10. Yaitu bila Anda membelinya pada bulan November 2001 dan menjualnya di Desember 2001 atau membelinya di November 2006 dan menjualnya di Desember 2006. Peluang harga emas atau Dinar Anda naik satu bulan berikutnya adalah 8/10 sisanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peluang rugi dalam 6 bulan berikutnya ternyata juga sama 2/10 ; yaitu bila Anda membeli pada bulan November 2001 dan menjualnya di April 2002 atau membeli di November 2002 dan menjualnya di April 2003. Peluang harga emas atau Dinar Anda naik 6 bulan berikutnya adalah juga 8/10 sisanya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Gold Spot Price&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sepuluh tahun terakhir, meskipun Anda beli emas/Dinar pada musim harga emas/Dinar tinggi seperti pada bulan November ini; statistik menunjukkan Anda tidak pernah merugi bila Anda menjualnya satu tahun berikutnya atau lebih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa maknanya ini semua ?; Meskipun Anda tidak memperoleh gain sebesar bila Anda membeli emas/Dinar pada musim harga rendah; membeli emas/Dinar pada musim harga tinggi tetap lebih menguntungkan dibandingkan dengan mempertahankan uang Anda dalam mata uang kertas dan menunggu musim harga emas/Dinar rendah berikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini tidak hanya berlaku terhadap mata uang kertas Rupiah; Anda bisa lihat seandainya Anda punya US$ yang Anda pertahankan setahun terakhir – dibandingkan dengan seandainya US$ tersebut dibelikan emas/Dinar  pada bulan November setahun yang lalu – maka yang Anda belikan emas/Dinar kini nilainya 52 % lebih tinggi ketimbang yang disimpan dalam US$. Silahkan lihat buktinya di www.kitco.com pojok kiri atas seperti yang saya copy-kan disamping (posisi pagi ini 12/11/09 WIB, atau posisi sesaat setelah pasar New York tutup 11/11/09 pukul 17:02 NY Time ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini menunjukkan betapa runyamnya US Dollar setahun terakhir ,  juga mata uang lain yang diukur dengan US$ - tidak ketinggalan pula semua asset yang dinilai dalam US$ seperti  asuransi dalam US$ , dana pensiun, dana kesehatan dlsb.  Masih mau belain US Dollar Anda…?, saran saya jangan….!. Wa Allahu A’lam.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Copyright © 2009 Gerai Dinar. All Rights Reserved.&lt;br /&gt;Joomla! is Free Software released under the GNU/GPL License.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5202043159270182072-4661162422175313870?l=geraidinarbogor.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://geraidinarbogor.blogspot.com/feeds/4661162422175313870/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=5202043159270182072&amp;postID=4661162422175313870' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5202043159270182072/posts/default/4661162422175313870'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5202043159270182072/posts/default/4661162422175313870'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://geraidinarbogor.blogspot.com/2009/11/harga-emasdinar-lagi-tinggi-kapan.html' title='Harga Emas/Dinar Lagi Tinggi, Kapan Kesempatan Untuk Membeli…?'/><author><name>GDB</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14402421627700119821</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='04988474015080869566'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5202043159270182072.post-356745695325276375</id><published>2009-11-08T20:05:00.002+07:00</published><updated>2009-11-08T20:08:59.624+07:00</updated><title type='text'>Harga Emas akan Terus Menguat</title><content type='html'>Jumat, 06 November 2009 | 07:45&lt;br /&gt; &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.kontan.co.id/photo/2009/11/06/707875106p.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 298px; height: 225px;" src="http://www.kontan.co.id/photo/2009/11/06/707875106p.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;China segera menyusul India memborong emas. Pembelian China ini akan mendongkrak harga si kuning cerah ini&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;JAKARTA. Harga emas berpeluang besar membukukan rekor harga tertinggi baru. Tanda-tanda kenaikan harga emas sudah tampak baik dari sisi teknikal atau secara fundamental. Menurut analis Asia Kapitalindo Ibrahim, China segera menyusul India memborong emas. Pembelian China ini akan mendongkrak harga si kuning cerah ini. Apalagi, tambah analis Harumdana Berjangka Alwi Assegaf, tren pelemahan dollar AS masih berlanjut karena Federal Reserve mempertahankan suku bunga acuannya. Ibrahim melihat, dalam waktu dekat, level US$ 1.100 per ons troy (setara 31,3 gram) akan terlewati. Jika level itu tertembus, emas menuju target selanjutnya: US$ 1.150 per ons troy. Sedangkan Alwi menilai emas harus menembus resistance US$ 1.125 per ons troy dulu tahun ini. Tahun depan, harga emas berkisar US$ 1.200 per ons troy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sopia Siregar KONTAN &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5202043159270182072-356745695325276375?l=geraidinarbogor.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://geraidinarbogor.blogspot.com/feeds/356745695325276375/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=5202043159270182072&amp;postID=356745695325276375' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5202043159270182072/posts/default/356745695325276375'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5202043159270182072/posts/default/356745695325276375'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://geraidinarbogor.blogspot.com/2009/11/harga-emas-akan-terus-menguat.html' title='Harga Emas akan Terus Menguat'/><author><name>GDB</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14402421627700119821</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='04988474015080869566'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5202043159270182072.post-8732599007817698107</id><published>2009-10-21T05:41:00.002+07:00</published><updated>2009-10-21T05:47:55.824+07:00</updated><title type='text'>Dengan Syariah Emas, Dunia Akan Bisa 8.7 Kali Lebih Makmur…!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.geraidinar.com/images/piramid.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 204px;" src="http://www.geraidinar.com/images/piramid.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Emas dan perak jumlahnya terbatas dan tidak bisa digelembungkan seperti pada asset-aset diatasnya, maka apa yang akan terjadi ? hukum permintaan dan penawaran yang akan berlaku. Ketika permintaan melebihi penawaran, harga pasti naik&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Written by Muhaimin Iqbal    &lt;br /&gt;Tuesday, 20 October 2009 07:42&lt;br /&gt;Piramid Terbalik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sebuah siaran televisi Business News Network (BNN) beberapa hari lalu,  Trace Mayer – seorang financial blogger yang cerdas dari Canada memberikan uraian menarik tentang struktur kekayaan di seluruh dunia saat ini. Dia menggambarkan struktur kekayaan ini membentuk piramida terbalik seperti pada ilustrasi disamping.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paling atas adalah kekayaan ‘paling palsu’ yang menggelembung dalam berbagai bentuk derivatives, nilainya mencapai sekitar US$ 1,600 Trilyun (Seribu Enam Ratus Trilyun US Dollars !). Dibawahnya sedikit lebih baik dari ini adalah berbagai asset dalam bentuk real estate dan non–monetary commodities, jumlahnya hanya sekitar 8 % dari asset yang di gelembungkan tersebut diatas atau sekitar US$ 125 Trilyun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang ketiga adalah hutang yang ada jaminannya dan  saham, nilainya hanya US$ 100 Trilyun . Yang keempat adalah uang dalam arti luas dalam bentuk obligasi pemerintah, treasury bills dlsb.; nilainya sebesar kurang lebih  US$ 65 Trilyun. Yang kelima adalah uang kertas dalam bentuk fisik seperti US$ Yen , Euro, Rupiah dst.; nilainya hanya sekitar  US$ 4 Trilyun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang terakhir adalah kekayaan yang sesungguhnya yaitu berupa emas dan perak yang nilainya dperkirakan hanya sekitar US$ 4 Trilyun, atau hanya  0.25% dari kekayaan yang paling atas (derivatives).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Struktur ini digambarkan sebagai piramida yang terbalik oleh Trace Mayer, untuk mengisyaratkan betapa labilnya ekonomi dunia saat ini. Kekayaan yang paling atas adalah yang paling tidak aman, semakin kebawah semakin aman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti grafitasi bumi yang menarik benda-benda jatuh kebawah, maka setiap kali pemegang asset merasa tidak nyaman dengan asset-nya -  maka dia akan mencari pelarian ke asset yang lebih aman dibawahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Investor yang sudah tidak nyaman dengan derivatives akan pindah ke real estate dan sejenisnya;  kemudian tidak nyaman lagi akan pindah ke securitized debt dan stocks, tidak nyaman lagi akan pindah ke obligasi pemerintah dan sejenisnya; tidak nyaman lagi akan memilih memegang uang saja; dan tidak nyaman lagi akhirnya akan berburu emas dan perak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena emas dan perak jumlahnya terbatas dan tidak bisa digelembungkan seperti pada asset-aset diatasnya, maka apa yang akan terjadi ? hukum permintaan dan penawaran yang akan berlaku. Ketika permintaan melebihi penawaran, harga pasti naik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas dengan emas yang nilainya hanya sekitar US$ 4 trilyun atau  0.25 % dari seluruh asset derivatives dunia; apakah emas akan cukup untuk memutar ekonomi dunia ? jawabannya adalah sangat-sangat cukup !. Berikut perhitungannya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Total seluruh Gross Domestic Product (GDP) dunia saat ini ‘hanya’ sekitar US$ 55 Trilyun; jadi jelas tidak memerlukan derivates yang nilainya US$ 1,600 Trilyun untuk menghasilkan GDP yang nilainya hanya US$ 55 Trilyun ini. Tetapi emas yang diam atau disimpan saja, nilainya cuma US$ 4 Trilyun, jadi tidak cukup juga untuk menghasilkan GDP yang US$ 55 Trilyun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah sebabnya dalam Islam, emas tidak boleh ditimbun, tidak boleh digunakan untuk perhiasan laki-laki, tidak boleh untuk tempat makan dan minum – agar dia beredar untuk digunakan sebagai uang. Contoh yang diberikan dalam suatu hadits Rasulullah SAW, perputaran harta yang banyak ini adalah hanya dalam waktu 3 hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi emas yang ada di dunia senilai US$ 4 Trilyun, bila berputar sebagai uang dengan kecepatan berputar 3 hari sekali, maka potensi nilai ekonomi yang diputarnya akan mencapai US$ 480 Triyun atau sekitar 8.7 kali dari total GDP seluruh dunia saat ini. !.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya apa ini semua ?; dengan menggunakan emas sebagai uang, kemudian penggunaannya mengikuti tuntunan syariah – maka dunia bisa 8.7 kali lebih makmur dari dunia yang sekarang. Wa Allahu A’lam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Copyright © 2009 Gerai Dinar. All Rights Reserved.&lt;br /&gt;Joomla! is Free Software released under the GNU/GPL License.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5202043159270182072-8732599007817698107?l=geraidinarbogor.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://geraidinarbogor.blogspot.com/feeds/8732599007817698107/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=5202043159270182072&amp;postID=8732599007817698107' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5202043159270182072/posts/default/8732599007817698107'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5202043159270182072/posts/default/8732599007817698107'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://geraidinarbogor.blogspot.com/2009/10/dengan-syariah-emas-dunia-akan-bisa-87.html' title='Dengan Syariah Emas, Dunia Akan Bisa 8.7 Kali Lebih Makmur…!'/><author><name>GDB</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14402421627700119821</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='04988474015080869566'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5202043159270182072.post-8745012220507362948</id><published>2009-10-09T22:37:00.003+07:00</published><updated>2009-10-21T05:36:16.757+07:00</updated><title type='text'>Harga Emas Bakal Makin Mengkilap</title><content type='html'>&lt;blockquote&gt;Sinyal positif mengenai pemulihan ekonomi global dan tren pelemahan dolar Amerika Serikat (AS) juga mendorong investor terus berburu emas. "Permintaan emas masih akan tinggi karena beberapa negara, seperti China, berencana menaikkan cadangan emasnya," tutur Nico.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat prospek cerah ini, Nico memperkirakan, harga emas bakal bisa menembus US$ 1.350 per troy ounce tahun depan. "Jika ekonomi membaik, kemungkinan inflasi akan naik. Karenanya, investor akan memakai emas untuk mengamankan investasinya," jelas Nico.&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.kontan.co.id/photo/2009/10/01/556768700p.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 298px; height: 225px;" src="http://www.kontan.co.id/photo/2009/10/01/556768700p.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INVESTASI&lt;br /&gt;/ Home / Investasi&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Kamis, 01 Oktober 2009 | 09:01&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;HARGA EMAS&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Harga Emas Bakal Makin Mengkilap&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JAKARTA. Harga emas kembali menanjak. Kemarin (30/9), harga emas kembali menembus level US$ 1.000 per troy ounce, setelah sebelumnya sempat turun ke kisaran US$ 900 per troy ounce.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merujuk data Bloomberg pukul 17.30 WIB kemarin, harga emas untuk pengiriman Oktober di Comex Futures NYMEX Amerika Serikat berada di angka US$ 1.000,8 per troy ounce. Harga ini naik 0,78% dibandingkan harga sehari sebelumnya yang sebesar US$ 993,1 per troy ounce.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala Divisi Pengembangan Bisnis Monex Investindo Futures Apelles Rizal T. Kawengian meramal, dalam jangka pendek, harga emas akan bergerak antara US$ 995-US$ 1.000 per troy ounce. Malah, tahun 2010 akan menjadi tahun booming bagi emas. "Harga emas tahun depan bisa mencapai US$ 1.050-US$ 1.100 per troy ounce," tandasnya, Rabu kemarin (30/9).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia tetap optimistis harga emas akan mencapai level tadi. Meskipun, ada kabar dua produsen besar emas dunia, Kinross Gold Corp dan Harmony Gold Mining Co Ltd, berniat menaikkan produksi emas mulai tahun depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bloomberg menulis, produsen emas terbesar ketiga dunia Kinross Gold akan mengerek produksi sebesar 57% dalam lima tahun ke depan. Kenaikan produksi penambang emas asal Kanada ini berasal dari tiga proyek barunya. Setelah kenaikan tersebut, produksi Kinross akan mencapai 1,3 juta ton per tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harmony Gold Mining Co Ltd, produsen emas terbesar kelima di dunia, juga berniat menaikkan produksinya pada semester kedua tahun depan. Belum jelas berapa produksi Harmony, setelah kenaikan produksi tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lumrah terjadi, ketika pasokan emas bertambah, harga akan merosot. Namun para analis berkeyakinan, kenaikan produksi kedua penambang emas itu tidak akan menghalangi laju harga emas. "Rencana kenaikan produksi Kinross justru merespons prediksi peningkatan permintaan emas dunia," kata Vice President Valbury Asia Securities Nico Omer Jonckheere.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia juga optimistis harga emas akan menyalip rekor tertingginya, US$ 1.019,2 per troy ounce yang tercapai pada 16 September 2009. Sebab, investor masih menilai emas sebagai sarana berinvestasi paling aman (safe haven) ketimbang instrumen membiakkan duit lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sinyal positif mengenai pemulihan ekonomi global dan tren pelemahan dolar Amerika Serikat (AS) juga mendorong investor terus berburu emas. "Permintaan emas masih akan tinggi karena beberapa negara, seperti China, berencana menaikkan cadangan emasnya," tutur Nico.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat prospek cerah ini, Nico memperkirakan, harga emas bakal bisa menembus US$ 1.350 per troy ounce tahun depan. "Jika ekonomi membaik, kemungkinan inflasi akan naik. Karenanya, investor akan memakai emas untuk mengamankan investasinya," jelas Nico.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Herlina KD KONTAN &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5202043159270182072-8745012220507362948?l=geraidinarbogor.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://geraidinarbogor.blogspot.com/feeds/8745012220507362948/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=5202043159270182072&amp;postID=8745012220507362948' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5202043159270182072/posts/default/8745012220507362948'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5202043159270182072/posts/default/8745012220507362948'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://geraidinarbogor.blogspot.com/2009/10/harga-emas-bakal-makin-mengkilap.html' title='Harga Emas Bakal Makin Mengkilap'/><author><name>GDB</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14402421627700119821</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='04988474015080869566'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5202043159270182072.post-2237410825487080154</id><published>2009-10-01T08:38:00.002+07:00</published><updated>2009-10-01T08:59:23.359+07:00</updated><title type='text'>Masanya akan tiba pada umat manusia, ketika tidak ada apapun yang berguna selain dinar dan dirham</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://emasonline.files.wordpress.com/2008/07/asii.jpg?w=120&amp;h=127"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 120px; height: 127px;" src="http://emasonline.files.wordpress.com/2008/07/asii.jpg?w=120&amp;h=127" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Sejarah telah membuktikan berulang kali bahwa uang kertas telah menjadi alat penghancur dan menjadi alat untuk melenyapkan kekayaan uamt Muslim&lt;/span&gt;. Perlu diingat bahwa Hukum Syariah Islam tidak pernah mengizinkan penggunaan hutang ataupun surat janji pembayaran menjadi alat tukar yang sah&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dinar Emas&lt;br /&gt;Coin Dinar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coin Dinar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dinar Emas dan Dirham Perak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Bakr ibn Abi Maryam meriwayatkan bahwa beliau mendengar Rasulullah salallaahu ‘alayhi wasallam bersabda, “Masanya akan tiba pada umat manusia, ketika tidak ada apapun yang berguna selain dinar dan dirham.” (Masnad Imam Ahmad Ibn Hanbal).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepingan Logam Muslim Pertama&lt;br /&gt;Pada awalnya Muslimin menggunakan emas dan perak berdasarkan beratnya dan Dinar-Dirham yang digunakan merupakan tiruan dari bangsa Persia di masa pemerintahan Yezdigird III raja dinasti Sassan, yang dicetak di masa Khalifah ‘Usman, radiallahu anhu. Yang membedakan dengan koin aslinya adalah adanya tulisan Arab yang berlafazkan “Bismillah”. Sejak saat itu tulisan “Bismillah” dan bagian dari Al Qur’an menjadi suatu hal yang lazim ditemukan pada koin yang dicetak oleh Muslimin. Seri yang diterbitkan berikutnya, berdasarkan drachma Khusru II, yang kepingannya kemungkinan mewakili sebagian besar uang yang beredar. Bersamaan dengan kepingan Sasan yang dicetak bangsa Arab dengan jenis Khusru terbaru yang pertama kali diterbitkan dibawah kepemimpinan Khulafa’urrasyidin, dalam perkembangan selanjutnya lebih banyak lagi kepingan versi cetakan nama Khusru diganti dengan nama amir Arab setempat atau terdapat nama Khalifah. Bukti sejarah menunjukkan bahwa kebanyakan kepingan ini bertanggalkan Hijriah. Kepingan tembaga Muslim tertua tidak dibubuhi nama pencetak dan tanggal, tapi ada seri yang kemungkinan telah diterbitkan semasa kekhalifahan ‘Usman atau ‘Ali, radiallahu anhu. Kepingan ini merupakan tiruan tidak sempurna dari bentuk kepingan Romawi timur 12-nummi yang dicetak oleh Heraclius dari Alexandria.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Standar dari koin yang ditentukan oleh Khalif Umar ibn al-Khattab, berat dari 10 Dirham adalah setara dengan 7 Dinar (1 mithqal). Pada tahun 75 Hijriah (695 Masehi) Khalifah Abdalmalik memerintahkan Al-Hajjaj untuk mencetak Dirham untuk pertama kalinya, dan secara resmi beliau menggunakan standar yang ditentukan oleh Khalifah Umar ibn Khattab. Khalif Abdalmalik memerintahkan bahwa pada tiap koin yang dicetak terdapat tulisan: “Allahu ahad, Allahu samad”. Beliau juga memerintahkan penghentian cetakan dengan gambar wujud manusia dan binatang dari koin dan menggantinya dengan huruf-huruf.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perintah ini diteruskan sepanjang sejarah Islam. Dinar dan Dirham biasanya berbentuk bundar, dan tulisan yang dicetak diatasnya memiliki tata letak yang melingkar. Lazimnya di satu sisi terdapat kalimat “tahlil” dan “tahmid”, yaitu, “La ilaha ill’Allah” dan “Alhamdulillah” sedangkan pada sisi lainnya terdapat nama Amir dan tanggal pencetakkan; dan pada masa masa selanjutnya menjadi suatu kelaziman juga untuk menuliskan shalawat kepada Rasulullah, salallahu alayhi wa salam, dan terkadang, ayat-ayat Qur’an.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Koin emas dan perak menjadi mata uang resmi hingga jatuhnya kekhalifahan. Sejak saat itu, lusinan mata uang dari beberapa negara dicetak di setiap negara era paska kolonialisme dimana negara negara tersebut merupakan pecahan dari Dar al Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejarah telah membuktikan berulang kali bahwa uang kertas telah menjadi alat penghancur dan menjadi alat untuk melenyapkan kekayaan uamt Muslim. Perlu diingat bahwa Hukum Syariah Islam tidak pernah mengizinkan penggunaan hutang ataupun surat janji pembayaran menjadi alat tukar yang sah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa Itu Dinar Dirham?&lt;br /&gt;Berdasarkan Ketetapan yang diputuskan oleh Sayyidina Umar Ibn Khattab, radiyallahu anhu,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dinar emas memiliki kadar 22 karat emas (917) dengan berat 4.25 gram.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dirham perak memiliki kadar perak murni dengan berat 3.0 gram.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khalifah Umar ibn al-Khattab menentukan standar antar keduanya berdasarkan beratnya masing-masing: “(Berat) 7 dinar harus setara dengan 10 dirham.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Wahyu menyatakan mengenai dinar-dirham dan banyak sekali hukum hukum yang terkait dengannya seperti zakat, pernikahan, hudud dan lain sebagainya. Sehingga dalam Wahyu dinar dirham memiliki tingkat realita dan ukuran tertentu sebagai standar pernghitungan (untuk Zakat dan lain sebagainya) dimana sebuah keputusan dapat diukurkan kepadanya dibandingkan dengan mata uang lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Telah menjadi ijma ulama sejak awal Islam dan pada masa para Sahabat dan Tabi’in bahwa Dirham menurut syari’ah adalah 10 dirham setara dengan 7 mithqal (dinar) emas … Berat dari satu mithqal emas setara dengan 72 butir gandum, maka dirham yang tujuh-per-sepuluh darinya adalah 50 dirham dan dua-per-lima butiran gandum. Semua ukuran ini merupakan hasil ijma.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa saja kegunaan Dinar Dirham?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai simpanan&lt;br /&gt;Sebagai pembayar zakat dan mas kawin sebagaimana telah disyaratkan oleh Syari’ah Islam.&lt;br /&gt;Digunakan untuk perniagaan sebagai alat tukar yang sah.&lt;br /&gt;Penggunaan Dinar dan Dirham&lt;br /&gt;Emas dan perak merupakan alat tukar paling stabil yang pernah dikenal oleh dunia. Sejak awal sejarah Islam sampai saat ini, nilai dari mata uang Islam yang didasari oleh mata uang bimetal ini secara mengejutkan sangat stabil jika dihubungkan dengan bahan makanan pokok:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harga seekor ayam pada masa Rasulullah, salla’llahu alaihi wa sallam, adalah satu dirham; saat ini, 1,400 tahun kemudian, harga seekor ayam tetaplah satu dirham.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama 1,400 tahun nilai inflasinya adalah nol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dapatkah kita melihat hal yang sama terhadap dollar atau mata uang lainnya selama 25 tahun terakhir ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlihat bahkan untuk jangka panjang, sistem mata uang bi-metal terbukti menjadi mata uang yang paling stabil. Ia tetap bertahan, di samping usaha dari berbagai pemerintahan untuk merubahnya menjadi mata uang simbolis yang diwakilkan oleh nilai nominal yang berbeda dengan berat yang dimilikinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keunggulan&lt;br /&gt;Uang emas tidak akan mengalami inflasi hanya karena dicetak secara terus menerus; ia tidak akan dapat didevaluasi oleh sebuah peraturan pemerintah, dan tidak seperti mata uang nasional, uang emas merupakan sebuah aset yang tidak tergantung kepada janji siapa pun untuk membayar nilai nominalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Portabilitas dan tingkat kerahasiaan dari emas adalah nilai tambah yang penting, akan tetapi lebih daripada itu sebuah fakta yang tidak terelakkan adalah emas merupakan aset nyata dan bukan merupakan hutang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua jenis aset kertas, seperti surat hutang, saham, dan bahkan deposito bank merupakan pernyataan janji hutang yang akan dibayarkan. Nilainya sangat bergantung kepada kepercayaan penanam modal bahwa janji tersebut akan dipenuhi. Sebagaimana yang telah dicontohkan oleh surat hutang sampah dan mata uang Peso Meksiko, janji yang meragukan akan segera kehilangan nilainya. Emas tidaklah seperti ini. Sebentuk emas bebas dari semua bentuk sistem finansial, dan nilainya telah dibuktikan selama 5,000 tahun sejarah manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menunaikan Zakat&lt;br /&gt;Zakat tidak dapat dibayarkan dengan menggunakan hutang maupun surat janji pembayaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zakat hanya dapat dibayarkan dengan menggunakan barang yang memiliki nilai yang nyata, yang dalam bahasa Arab disebut sebagai ‘Ayn. Zakat tidak dapat dibayarkan dengan menggunakan janji pembayaran atau hutang, yang dalam bahasa Arab disebut sebagai Dayn.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak awal zakat dibayar dengan menggunakan Dinar dan Dirham. Sebuah bukti nyata bahwa pada sepanjang masa pemerintahan Ottoman hingga jatuhnya Khalifah, zakat tidak pernah diperkenankan dibayarkan dengan menggunakan uang kertas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Shaykh Muhammad ‘Illysh (1802-1881), seorang Qadi Maliki yang terkemuka, berkata bahwa jika anda ingin membayar zakat dengan menggunakan uang kertas, maka anda harus membayarnya sesuai dengan nilainya sebagai benda (’Ayn), yang artinya nilai dari kertas itu sendiri. Maka dari itu, nilai nominal dari kertas itu tidak diperkenankan sebagai alat pembayar zakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jika zakat menjadi wajib, apapun bendanya, akan dihitung/dinisab berdasarkan sifat dan jumlahnya, bukan berdasarkan nilainya, seperti yang terjadi pada perak, emas, biji-bijian, dan buah. Apabila sifat dari benda tersebut tidak memiliki keutamaan dalam hal zakat, maka benda tersebut akan diperlakukan sebagaimana halnya tembaga, besi atau yang sejenisnya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tata cara pembayaran zakat telah dijelaskan dan diatur secara sempurna dalam tata cara hukum Islam. Selama berabad-abad, ketika Syari’ah Islam ditegakan oleh seorang Khalifah atau seorang Amir, zakat selalu dibayarkan dengan menggunakan emas dan perak. Ketika uang kertas pertama kali diperkenalkan, pada abad-abad akhir oleh kekuatan kolonialisme, para ulama tradisional menolak kehadirannya karena sifatnya yang bertentangan dengan Syari’ah Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut pandangan para ulama tersebut, uang kertas hanya bisa dilihat sebagai fulus yang berada dalam kategori mata uang rendah yang hanya dapat digunakan sebagai pecahan mata uang kecil. Sebagai contohnya, tidak diizinkan untuk menggunakan fulus dalam perjanjian qirad . Termasuk ke dalam golongan ulama tersebut, terdapat seorang alim terkemuka keturunan daerah maghribi, Shaykh Muhammad ‘Illyash yang merupakan Shaykh dari para Shaykh fiqih Maliki di Universitas Al Azhar Mesir. Beliau menulis dalam Fatwanya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;‘Saya ditanya mengenai penilaian saya terhadap Segel Sultan (sejenis uang kertas yang digunakan pada zaman Kekhalifahan Osmanli) yang beredar sebagai pengganti dinar dan dirham. Apakah Zakat wajib atasnya, sebagaimana yang terjadi pada emas, perak dan barang dagangan, atau tidak?’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya menjawab:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Segenap puji bagi Allah dan rahmat dan kedamaian bagi Junjungan kam, Sayidduna Muhammad, Rasulullah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tidak ada zakat yang dibayarkan atasnya, sebagaimana zakat diwajibkan atas hewan ternak, beberapa jenis biji-bijian dan buah-buahan, emas, perak, nilai dari pendapatan dagang dan barang simpanan. Barang yang disebutkan di atas (Segel Sultan) tidak termasuk ke dalam kategori tersebut.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Engkau akan melihat amal dari penjelasan mengenai hal ini pada koin tembaga atau fulus yang dicetak dan diberi segel Sultan yang ada dalam peredaran, di mana tidak ada zakat yang dibayarkan atasnya, karena tidak termasuk ke dalam kategori yang wajib untuk dizakatkan. Sebagaimana tercantum dalam kitab Mudawwana: ‘Barangsiapa yang memiliki koin receh (fulus) senilai 200 dirham dalam satu tahun, tidak diwajibkan zakat atasnya, kecuali ia merupakan barang dagangan. Maka, si pemilik harus melihat nilai koin tersebut sebgaimana nilai barang dagangan.’”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dalam kitab ‘Al-Tiraz’, disebutkan Abu Hanifa dan Asy-Syafi’i menyatakan dengan tegas pembayaran zakat atas koin receh, karena keduanya mempertimbangkan pentingnya membayar zakat atas nilainya, di sebutkan juga bahwa terdapat dua perbedaan dalam pendapat Asy Syafi’i, ia menyatakan bahwa sikap mazhab yang menyatakan tidak mewajibkan zakat atas koin receh, tidak ada perbedaan pula bahwa koin receh dilihat dari nilainya, bukan dari berat dan jumlahnya. Jika zakat menjadi wajib, apapun bendanya, akan dihitung/dinisab berdasarkan sifat dan jumlahnya, bukan berdasarkan nilainya, seperti yang terjadi pada perak, emas, biji-bijian, dan buah. Apabila sifat dari benda tersebut tidak memiliki keutamaan dalam hal zakat, maka benda tersebut akan diperlakukan sebagaimana halnya tembaga, besi atau yang sejenisnya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan Allah, segenap puji dan sembah bagiNya, Maha Bijaksana. Semoga Allah memberkahi dan memberikan kedamaian bagi junjungan kita, Nabi Muhammad beserta seluruh keluarganya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Diterjemahkan dari kitab ‘Al-fath Al’Ali Al-Maliki’, hal. 164-165)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fatwa ini menyatakan bahwa uang kertas adalah fulus karena uang kertas hanya mewakili nilai nominal uang dan tidak memiliki nilai dagang. Maka dari itu, zakat tidak dapat dibayarkan dengan menggunakan uang kertas yang tidak nilainya sebagai kertas adalah nol. Saat penggunaan Dinar dan Dirham sebagai alat pembayaran zakat ditegakan kembali, maka jutaan koin emas dan perak akan kembali hadir di kegiatan perniagaan sehari-hari. (sumber : http://muamalat.wordpress.com/2007/06/16/dinar-emas-dan-dirham-perak/ )&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5202043159270182072-2237410825487080154?l=geraidinarbogor.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://geraidinarbogor.blogspot.com/feeds/2237410825487080154/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=5202043159270182072&amp;postID=2237410825487080154' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5202043159270182072/posts/default/2237410825487080154'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5202043159270182072/posts/default/2237410825487080154'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://geraidinarbogor.blogspot.com/2009/10/masanya-akan-tiba-pada-umat-manusia.html' title='Masanya akan tiba pada umat manusia, ketika tidak ada apapun yang berguna selain dinar dan dirham'/><author><name>GDB</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14402421627700119821</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='04988474015080869566'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5202043159270182072.post-2078188143488053203</id><published>2009-09-29T21:03:00.002+07:00</published><updated>2009-09-29T21:10:19.382+07:00</updated><title type='text'>Gold &amp; Silver: the Shining Stars</title><content type='html'>Sep 22 2009 3:39PM&lt;br /&gt;Courtesy of www.adenforecast.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gold, silver and gold shares are jumping up. Gold hit a record high this month and all three are in ‘break out’ mode. The time of truth is at hand and it won’t take much more strength to confirm that a stronger phase of the eight year old bull market has begun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;GOLD IS MONEY&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;We have often talked about gold’s role in the monetary system. For many years it was tossed aside as a barbaric relic and the thinking was that it was old fashioned. Nixon reinforced this in the 1970s when he closed the gold window by taking the U. S. dollar off the gold standard. An energetic economy then became most important.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;But in spite of the generally strong U.S. economy and the growing global economies since the 1970s, the dollar has been weakening. Gold has been moving up quietly this decade and your average person or investor is still essentially unaware of its strength, but that will likely soon change.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;GOLD: Strong in all currencies…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;In today’s world it’s important that gold rise in all currencies. Why? Very simply, it will reconfirm that gold’s strength is powerful and real. We think this is ready to happen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Looking at Chart 1 (left side), you can see that the gold price has tested the $1000 level twice since March 2008 when it first reached a record high. If gold now stays above $1004, it will clearly be breaking into record high territory and it’ll confirm a stronger phase of the ongoing bull market. You can bet this will attract attention and eventually mainstream investors will jump on board, driving the price much higher.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.kitco.com/ind/Aden/images/sep222009_1.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 515px; height: 288px;" src="http://www.kitco.com/ind/Aden/images/sep222009_1.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Interestingly, gold has also formed a head and shoulders technical pattern (see S, H, S). The rule of thumb is, if the NL resistance is broken on the upside, which it was when gold hit a record high, the price could rise the same distance as the size of this formation. In other words, gold could then continue up to near the $1400 level.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;We’ll soon see what happens but most interesting is that gold is strong in euro terms as well (see Chart 1, right side). Note that it reached a new bull market high last February when it closed at its 1980 highs. The main point is, if gold can now reach a new record high in both dollars and euros it would be extremely bullish because it would be reaching a record high in the two most widely used currencies in the world.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;… AND READY TO FLEX ITS MUSCLES&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.kitco.com/ind/Aden/images/sep222009_2.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 265px; height: 654px;" src="http://www.kitco.com/ind/Aden/images/sep222009_2.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;For now, what we call a “C” rise is ready to go. C rises are recurring, and they’re the best intermediate rises in a bull market when gold reaches new highs (see top of Chart 2). This is why the current C rise is so important, because it’s the first C rise since the financial meltdown last year.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The gold price is the central bankers’ only real discipline. The Federal Reserve has created more credit and injected the most money into the system this year than any other time in its 95 year history, in order to save the economy from a deflationary collapse. But the Fed’s actions, together with Obama’s spending and the massive stimulus from central banks around the world nearly guarantees that the end result will be inflation.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The economy is recovering at a heavy price. And this month’s gold rise suggests that inflation will eventually prevail. This will be especially true if gold breaks clearly out to new record highs. It will be saying that the government is actively creating inflation. This is also why the current C rise is so important.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Chart 2 shows that gold has the power and the room to rise strongly into record high territory. The leading indicator (B) is poised to complete a strong C rise and the gold price (A) shows that once a record high is sustained, gold could indeed jump up to the $1200 level as its first target. The long-term indicator (C) is also in a special situation that usually precedes a strong rise.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Once gold embarks on a stronger phase of the bull market, it’s not inconceivable that gold could eventually reach the $2,000 to even the $5000 level before the mega rise is over, looking out to the years ahead.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;GOLD: Better than stocks, currencies &amp; bonds&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The stock market and the currencies have been good investments, but it’s important to know that gold is the best investment. It’s stronger than the currencies as you saw, and it’s stronger than the stock and bond markets. Chart 3 shows this clearly. Note that when comparing these markets, gold has been steadily stronger than the Dow Jones Industrials, and the U.S. bond market since 2001. Both ratios have been moving up since rising above the mega trend, the 80 month moving average, in 2003. This means that gold is solidly stronger than these other markets and its gains have been greater.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.kitco.com/ind/Aden/images/sep222009_3.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 514px; height: 333px;" src="http://www.kitco.com/ind/Aden/images/sep222009_3.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;We are invested in the different market sectors because the trends are up and we’ll stay diversified as long as the trends stay up, but keep in mind that the strongest markets are in the gold and metals sectors. Most important, it’s not too late to buy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;by Mary Anne &amp; Pamela Aden&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*****&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mary Anne &amp; Pamela Aden are well known analysts and editors of The Aden Forecast, a market newsletter providing specific forecasts and recommendations on gold, stocks, interest rates and the other major markets. For more information, go to www.adenforecast.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5202043159270182072-2078188143488053203?l=geraidinarbogor.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://geraidinarbogor.blogspot.com/feeds/2078188143488053203/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=5202043159270182072&amp;postID=2078188143488053203' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5202043159270182072/posts/default/2078188143488053203'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5202043159270182072/posts/default/2078188143488053203'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://geraidinarbogor.blogspot.com/2009/09/gold-silver-shining-stars.html' title='Gold &amp; Silver: the Shining Stars'/><author><name>GDB</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14402421627700119821</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='04988474015080869566'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5202043159270182072.post-3532523816002080206</id><published>2009-08-07T13:19:00.003+07:00</published><updated>2009-10-21T05:38:37.158+07:00</updated><title type='text'>Bersiap Menghadapi Fenomena Angsa Hitam…</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_wDP7JtZ1K4w/SnvHzopannI/AAAAAAAAAXA/sANGzHOXCoc/s1600-h/swan.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_wDP7JtZ1K4w/SnvHzopannI/AAAAAAAAAXA/sANGzHOXCoc/s200/swan.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5367103070840462962" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tanggal 23 Desember 1913, segelintir elit di congress menyetujui dan mengesahkan Federal Reserve Act. Dengan Act ini,uang,dikeluarkan oleh sekelompok 12 bank swasta yang disebetut Federal Reserve – meskipun mereka bukan Federal dan tidak memiliki Reserve – sekedar nama untuk mengelabui masyarakat Amerika dan Dunia.Untuk pekerjaan mengeluarkan dan mengatur peredaran uang ini, Federal Reserve dibayar dengan apa yang disebut seigniorage – selisih antara biaya cetak dengan nilai nominal uang.&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Ironinya Federal Reserve tidak mau menerima pembayaran ini dalam bentuk uang kertas yang dikeluarkannya sendiri – karena mereka tahu uang yang dikeluarkannya tersebut sebenarnya tidak bernilai. Mereka hanya mau menerima pembayaran dalam bentuk Gold Certificate, yang bisa ditukar dengan satu benda saja yaitu Emas !.&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Written by Muhaimin Iqbal    &lt;br /&gt;Thursday, 06 August 2009 08:15&lt;br /&gt;The Black Swan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejadiannya bermula pada tanggal 23 Desember 1913, ketika warga Amerika tengah liburan bersama keluarganya – termasuk sebagian besar anggota congress, segelintir elit di congress menyetujui dan mengesahkan Federal Reserve Act. Dengan Act ini, uang yang tadinya harus di back-up dengan emas atau perak dan hanya boleh di keluarkan oleh US Treasury, kini menjadi dikeluarkan oleh sekelompok 12 bank swasta yang disebetut Federal Reserve – meskipun mereka bukan Federal dan tidak memiliki Reserve – sekedar nama untuk mengelabui masyarakat Amerika dan Dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk pekerjaan mengeluarkan dan mengatur peredaran uang ini, Federal Reserve dibayar dengan apa yang disebut seigniorage – selisih antara biaya cetak dengan nilai nominal uang. Ironinya Federal Reserve tidak mau menerima pembayaran ini dalam bentuk uang kertas yang dikeluarkannya sendiri – karena mereka tahu uang yang dikeluarkannya tersebut sebenarnya tidak bernilai. Mereka hanya mau menerima pembayaran dalam bentuk Gold Certificate, yang bisa ditukar dengan satu benda saja yaitu Emas !.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agar tidak menyolok mata, maka pembayaran ini dicicil dengan 1 % cadangan emas negeri itu per tahun. Nampaknya kecil – hanya 1 % ; tetapi ini berarti kemampuan negeri itu untuk membayar emas ke Federal Reserve hanya bisa bertahan selama 100 tahun saja. Artinya sesudah itu pemerintah Amerika akan kehabisan cadangan emasnya , tidak ada lagi yang dipakai untuk membayar Federal Reserve  - maka akan berakhirlah system financial dunia ala Federal Reserve ini. Seratus tahun tahun sejak Desember 1913 adalah Desember 2012, yang konon bertepatan dengan ramalan bangsa Maya – bahwa tahun 2012 adalah waktu berakhirnya kehidupan di bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita tidak percayai ramalan bangsa Maya ini tentu saja; tetapi kita percaya sepenuhnya janji yang disampaikan di Al-Qur’an bahwa Allah memusnahkan riba (QS 2 : 276). Maka bisa jadi system finansial ribawi di seluruh dunia yang dikomandoi IMF dan Amerika dengan Federal Reserve-nya memang akan segera berakhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum system finansial ribawi ini berakhir, tentu akan didahului oleh goncangan demi goncangan atau kejadian-kejadian yang sangat luar biasa di dunia finansial. Maka tidak kurang dari pelaku industri keuangan terkemuka Morgan Stanley, memprediksi hal ini dengan hasil risetnya yang beberapa waktu lalu diterbitkan sebagian di Financial Times.  Berikut kesimpulan mereka :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Setelah para pengambil keputusan di seluruh dunia membanjiri ekonomi mereka dengan berbagai stimulus moneter dan fiskal, secara konvensional maupun non-konvensional, kami berpikir akan cukup bernilai untuk mulai meng-eksplorasi – munculnya angsa hitam (black swan event) berupa inflasi yang sangat tinggi atau hyperinflation.  Meskipun kita tidak menghendaki kejadian ini bener-bener terjadi, namun risiko hiperinflasi kini menurut pandangan kami sudah tidak bisa diabaikan lagi”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teori Angsa Hitam (Black Swan Theory) ini diambil dari buku The Black Swan karya Nassim Nicholas Taleb yang mendasarkan bahwa umumnya angsa berwarna putih, jadi kalau ada angsa berwarna hitam – maka ini adalah kejadian yang luar biasa. Kejadian-kejadian besar dunia positif maupun negatif seperti perang Dunia I, diperkenalkannya komputer, diperkenalkannya internet – semua bisa dijelaskan dengan Teori Angsa Hitam ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Munculnya angsa hitam ini apakah berdampak positif ataun negatif terhadap diri kita ,  tergantung dari sudut pandang dalam melihat suatu peristiwa. Angsa hitam atau hal yang luar biasa bagi seseorang, bisa jadi angsa putih atau hal yang biasa bagi orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dunia keuangan,  hanya Dinar yang bisa merepresentasikan angsa putih – tetap putih sepanjang zaman karena nilai atau daya belinya tidak pernah terguncang – lebih dari 1400 tahun tetap setara dengan satu ekor kambing.  Sebaliknya untuk orang seusia saya saja, telah menemui setidaknya dua angsa yang bener-bener hitam dalam keuangan – yaitu peristiwa sanering 1965/1966 dan krisis 1997/1998.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi kita sebenarnya bisa mengubah angsa hitam menjadi angsa putih; krisis setahun terakhir misalnya – tidak lagi menjadi angsa hitam bagi para pengguna Dinar – maka insyaallah kita siap untuk menghadapi munculnya Angsa Hitam-Angsa Hitam kedepan. Insyaallah.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Copyright © 2009 Gerai Dinar. All Rights Reserved.&lt;br /&gt;Joomla! is Free Software released under the GNU/GPL License.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5202043159270182072-3532523816002080206?l=geraidinarbogor.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://geraidinarbogor.blogspot.com/feeds/3532523816002080206/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=5202043159270182072&amp;postID=3532523816002080206' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5202043159270182072/posts/default/3532523816002080206'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5202043159270182072/posts/default/3532523816002080206'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://geraidinarbogor.blogspot.com/2009/08/bersiap-menghadapi-fenomena-angsa-hitam.html' title='Bersiap Menghadapi Fenomena Angsa Hitam…'/><author><name>GDB</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14402421627700119821</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='04988474015080869566'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_wDP7JtZ1K4w/SnvHzopannI/AAAAAAAAAXA/sANGzHOXCoc/s72-c/swan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5202043159270182072.post-2768522947037204441</id><published>2009-03-24T11:31:00.005+07:00</published><updated>2009-10-26T21:27:16.640+07:00</updated><title type='text'>Estimasi Harga Emas Dari Para CEO…</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.geraidinar.com/images/cap.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 600px; height: 481px;" src="http://www.geraidinar.com/images/cap.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Dari sekitar selusin Chief Executive Officer (CEO)perusahaan pertambangan emas menengah dunia semuanya sepakat bahwa harga emas dunia akan mencapai rekor tertinggi baru akhir tahun ini. Rekor tertinggi ini akan berada di kisaran US$ 1,100/oz  s/d US$ 1,500/oz.&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Written by Muhaimin Iqbal    &lt;br /&gt;Tuesday, 24 March 2009 08:38&lt;br /&gt;Dari sekitar selusin Chief Executive Officer (CEO) perusahaan pertambangan emas menengah dunia yang baru-baru ini di interview oleh Business Newswire, semuanya sepakat bahwa harga emas dunia akan mencapai rekor tertinggi baru akhir tahun ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berapa tepatnya memang tidak ada yang bisa memprediksi dengan akurat, tetapi dari pendapat-pendapat mereka tersebut rekor tertinggi ini akan berada di kisaran US$ 1,100/oz  s/d US$ 1,500/oz.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecenderungan kenaikan harga emas akhir tahun   tersebut menurut mereka pula tidak lepas dari tsunami ekonomi skala global yang mengakibatkan kekacauan investasi dan semakin banyaknya lembaga investasi yang membutuhkan penyelamatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun seluruh CEO yang menjadi responden dalam interview tersebut sepakat bahwa harga emas akan mencapai rekor baru menjelang akhir tahun ini, ada juga yang mengingatkan kemungkinan bahwa kenaikan ini akan melalui penurunan harga yang significant dahulu yaitu pada musim panas atau pertengahan Mei – pertengahan Agustus tahun ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Turunnya harga emas di musim panas adalah karena biasanya harga emas naik/turun seiring dengan naik turunnya harga komoditi khususnya energi. Di Musim panas orang membutuhkan lebih sedikit energi sehingga secara global harga energi turun, emas juga turun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya di musim dingin, orang lebih banyak membutuhkan energi baik untuk memanaskan ruangan maupun untuk makanan. Ketika kebutuhan energi naik, maka harga bahan bakar juga naik dan harga emaspun mengikutinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena penduduk-belahan bumi utara yang mampu jauh lebih besar dari penduduk belahan bumi selatan, maka musim yang menggerakkan harga emas dunia adalah musim panas dan musim dingin di belahan bumi utara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan perkiraan harga emas di rekor baru antara US$ 1,100 – US$ 1,500 tersebut, lantas pada angka berapa rekor harga Dinar dalam Rupiah tahun ini ?. Tergantung nilai tukar Rupiah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rupiah berpeluang menguat karena kesepakatan tukar menukar devisa antara Indonesia dengan negara lain, misalnya dengan Cina melalui Bilateral Currency Swap Arrangement (BCSA) yang ditanda tangani baru-baru ini. Sebaliknya Rupiah juga berpeluang turun karena besarnya kebutuhan pelunasan hutang tahun ini seperti yang sudah saya tulis tanggal 17 Maret 2009 lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi kalau kita asumsikan Rupiah akan bergerak di kisaran Rp 11,000/US$ - Rp 12,000/ US$; maka estimasi para CEO tentang harga emas dalam US$/troy oz tersebut dapat kita konversikan menjadi harga Dinar di kisaran Rp 1,831,000 – Rp 2,725,000 per Dinar pada akhir tahun ini. Wallahu A’lam.&lt;br /&gt;Last Updated on Tuesday, 24 March 2009 08:42&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Copyright © 2009 Gerai Dinar. All Rights Reserved.&lt;br /&gt;Joomla! is Free Software released under the GNU/GPL License.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5202043159270182072-2768522947037204441?l=geraidinarbogor.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://geraidinarbogor.blogspot.com/feeds/2768522947037204441/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=5202043159270182072&amp;postID=2768522947037204441' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5202043159270182072/posts/default/2768522947037204441'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5202043159270182072/posts/default/2768522947037204441'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://geraidinarbogor.blogspot.com/2009/03/estimasi-harga-emas-dari-para-ceo.html' title='Estimasi Harga Emas Dari Para CEO…'/><author><name>GDB</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14402421627700119821</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='04988474015080869566'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5202043159270182072.post-1500379337737687897</id><published>2009-03-20T12:39:00.005+07:00</published><updated>2009-10-26T21:12:16.768+07:00</updated><title type='text'>Fiat Money, in Extremis , is Accepted by Nobody. ..Gold is Always Accepted…</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.geraidinar.com/images/qe.png"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 570px; height: 390px;" src="http://www.geraidinar.com/images/qe.png" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;blockquote&gt;Alan Greenspan (Chairman dari US Federal Reserve)10 tahun lalu di depan legislative Amerika dalam perdebatan panjang dengan anggota kongres yang cerdas ( Dr. Ron Paul ) – akhirnya ‘bandar’ uang fiat (uang kertas) dunia ini mengakui bahwa bisa jadi dalam kondisi extremis orang tidak mau menerima uang kertas, sebaliknya uang emas akan selalu dapat diterima.&lt;/blockquote&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Written by Muhaimin Iqbal    &lt;br /&gt;Thursday, 19 March 2009 07:17 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Judul tulisan kali ini saya ambilkan dari pernyataan Alan Greenspan  10 tahun lalu di depan legislative Amerika, waktu itu ia adalah  Chairman dari US Federal Reserve. Dalam perdebatan panjang dengan anggota kongres yang cerdas ( Dr. Ron Paul ) – akhirnya ‘bandar’ uang fiat (uang kertas) dunia ini mengakui bahwa bisa jadi dalam kondisi extremis orang tidak mau menerima uang kertas, sebaliknya uang emas akan selalu dapat diterima.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi extremis seperti apa yang dimaksudkan oleh Alan Greenspan ?, yang dia maksudkan adalah kondisi dimana orang mulai tidak percaya dengan uang kertas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi ini pula yang nampaknya ada di pemikiran ‘dewa’ ekonom dan futurolog Amerika John Naisbitt ketika dalam bukunya yang terbit tahun lalu Mindset dia menulis bahwa monopoli terakhir yang akan ditinggalkan umat manusia adalah monopoli uang nasional (sekarang uang fiat). Umat manusia akan meninggalkan uang nasionalnya – uang fiat yang tidak memiliki nilai intrinsik – dan menggantinya dengan uang private yaitu benda-benda riil yang memiliki nilai intrinsik.&lt;br /&gt;Alan Greenspan maupun John Naisbitt – dua orang yang sangat menguasai bidangnya, tentu tidak membuat pernyataannya secara sembarangan. Kondisi extremis yang mereka ungkapkan pernah terjadi dalam sejarah negeri mereka, dan berpeluang terjadi lagi di zaman modern ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sejarah Amerika pernah terjadi ketika debitur lari-lari mengejar kreditur untuk membayar hutang, tetapi sang kreditur lari menghindar karena tidak mau menerima uang yang hendak dibayarkan oleh debiturnya. Peristiwa ini terjadi antara tahun 1775 – 1780 ketika uang kertas mereka yang disebut Continental – tidak ada harganya !.  Saat itu sampai-sampai ada barber shop yang menggunakan uangnya sebagi wallpaper (penutup tembok) karena uang harganya kurang lebih sama dengan kertas wallpaper.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.geraidinar.com/images/grap3.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 600px; height: 437px;" src="http://www.geraidinar.com/images/grap3.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;Kondisi extremis yang diungkapkan oleh Alan Greenspan tersebut diatas memang belum terjadi saat ini, namun symptoms atau gejala-gejalanya sudah nampak. Coba Anda perhatikan grafik harga Dinar pagi ini, mengapa harga Dinar (harga emas) tiba-tiba melonjak tajam dini hari tadi atau sore waktu Amerika  ?.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyebabnya tak lain adalah keputusan the Fed untuk ‘mencetak uang baru’ dengan membeli US$ 300 Milyar long-terms Treasury Securities dalam beberapa bulan kedepan. Total pembelian securities oleh the Fed tahun ini akan mencapai US$ 1.25 trilyun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap kali pemerintah suatu negeri mencetak uang melebihi kebutuhan transaksi riilnya, maka uang yang ada di masyarakat otomatis turun nilainya – Ini teori Ibnu Taimiyyah sekitar 800 tahun lalu yang masih sangat valid sampai sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasar yang paham atas makna tindakan the Fed Amerika tersebut diatas, langsung menyadari bahwa uang kertas yang ada ditangan mereka akan terus berkurang dengan cepat nilainya. Mereka kembali berburu emas dalam kepanikannya, karena mereka tahu hanya emas-lah uang yang tidak pernah kehilangan daya beli itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejadian semalam memang hanya symptom dari kondisi extremis yang bisa saja terjadi dan bisa juga tidak terjadi. Sama dengan kita ketika menyadari ada gejala penyakit mematikan (misalnya demam berdarah) di tubuh kita, yang hati-hati akan segera periksa ke dokter dan melakukan pencegahan agar gejala penyakit tersebut tidak bener-bener berubah menjadi penyakit yang berakibat fatal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang cuek akan membiarkan gejala yang ada sampai penyakit bener-bener datang, padahal saat itu bisa jadi pengobatan sudah terlambat. Hanya kepada Allah kita mohon perlindungan, Amin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5202043159270182072-1500379337737687897?l=geraidinarbogor.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://geraidinarbogor.blogspot.com/feeds/1500379337737687897/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=5202043159270182072&amp;postID=1500379337737687897' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5202043159270182072/posts/default/1500379337737687897'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5202043159270182072/posts/default/1500379337737687897'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://geraidinarbogor.blogspot.com/2009/03/fiat-money-in-extremis-is-accepted-by.html' title='Fiat Money, in Extremis , is Accepted by Nobody. ..Gold is Always Accepted…'/><author><name>GDB</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14402421627700119821</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='04988474015080869566'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5202043159270182072.post-478992115563850641</id><published>2009-03-14T10:19:00.006+07:00</published><updated>2009-10-26T20:52:08.339+07:00</updated><title type='text'>Sistem Keuangan Porak-poranda dengan Kerugian Triliunan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_wDP7JtZ1K4w/SbsrIqcNrOI/AAAAAAAAASw/o0qiRx17f38/s1600-h/sywvgpxhzc.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 270px; height: 210px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_wDP7JtZ1K4w/SbsrIqcNrOI/AAAAAAAAASw/o0qiRx17f38/s320/sywvgpxhzc.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5312887613245205730" /&gt;&lt;/a&gt;”&lt;blockquote&gt;Bank-bank gelap” menipu investor, nasabah, dan masyarakat, serta menipu sesamanya. Pemodal dibujuk untuk menanamkan dana di perusahaan mereka. Dana dikucurkan kepada siapa saja yang bisa ditubruk tanpa memerhatikan kemampuan pengembalian pinjaman.&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Krisis Global&lt;br /&gt;Sabtu, 14 Maret 2009 | 03:07 WIB&lt;br /&gt;Simon Saragih&lt;br /&gt;Memiliki mobil atau rumah tidak harus dengan uang tunai, tetapi bisa dengan mencicil. Kebiasaan ini sudah berlangsung lama di dunia dengan mengandalkan pembayaran dari gaji. Hanya orang mapan yang bisa membeli segala kebutuhan dengan uang tunai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegiatan mencicil seperti itu berjalan lancar. Tidak terdengar kebangkrutan massal perusahaan keuangan secara global sejak 1930-an. Ada sejumlah kasus kehancuran sistem keuangan di beberapa negara, tetapi tidak memberi efek domino kebangkrutan massal seperti sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukti lain, Presiden Bank Dunia Robert Zoellick mengatakan, tak pernah ada pertumbuhan ekonomi dunia yang negatif sejak Depresi Besar 1929.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paul Krugman dan Joseph E Stiglitz, dua ekonom AS peraih Hadiah Nobel Ekonomi, mengatakan, ada regulasi yang membuat bank dan lembaga keuangan memberi kredit dengan rambu-rambu yang aman. Jika sebagian kredit yang dikucurkan macet, ada perusahaan asuransi yang menjamin kemacetan itu. Jika bank bangkrut sekalian, ada perusahaan penjamin deposito.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan sistem seperti itu, konsumen, nasabah, dan perbankan sama-sama merasa aman dengan kegiatan saling meminjamkan, termasuk kegiatan meminjamkan kepada perusahaan. Dari proses pinjam-meminjam ini terjadilah permintaan, yang menjadi inti pendorong aktivitas perekonomian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegiatan seperti itu buyar untuk sementara. Nasabah dan konsumen tidak dipercaya atau tidak memiliki daya beli sebagian karena sudah dikenai PHK. Bank tidak punya dana, bahkan sudah bangkrut, dan ini terjadi pada bank-bank kaliber dunia, seperti UBS, Citigroup, dan ABN-AMRO yang sudah almarhum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini merembet ke perusahaan dengan anjloknya, misalnya, penjualan mobil buatan General Motors, Ford, Toyota, dan Honda. Hampir semua kategori produk mengalami penurunan penjualan. Sebagian kartu kredit pun kini sudah sekadar kartu yang tak berdaya beli lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Warren Buffett mengatakan, kepercayaan itu pilar dari sistem yang tidak akan jalan tanpa kepercayaan. Ketiadaan kepercayaan itu contagious, menular dan menyebar ke semua sektor dengan daya rusak yang besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Shadow banking”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa keadaan menjadi kacau? Kegiatan shadow banking, ”bank-bank gelap”, merajalela dalam 25 tahun terakhir. Sebagian ”bank-bank gelap” adalah perpanjangan tangan bank-bank konvensional dan tidak disentuh oleh hukum karena memang tidak diawasi. Regulator ketinggalan kereta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Michael Hiltzik, kolumnis di harian AS, The Los Angeles Times, pada 12 Maret menulis, terjadi cerita horor dalam sistem keuangan. Walau dikatakan ”bank-bank gelap”, perusahaannya tidak gelap. Lehman Brothers adalah perusahaan AS berusia di atas 150 tahun. Sejumlah bank dan perusahaan besar dan resmi lainnya di AS juga terlibat. AIG, perusahaan asuransi terbesar dunia asal AS, pun sudah mirip ”spekulan”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Besaran bisnis kegiatan ”bank-bank gelap”, menurut Paul Krugman, sekitar 10 triliun dollar AS, lebih besar dari kegiatan bank-bank konvensional. Mereka menggantikan peran utama bank konvensional dan menjadi saluran utama proses pinjam-meminjam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Bank-bank gelap” menipu investor, nasabah, dan masyarakat, serta menipu sesamanya. Pemodal dibujuk untuk menanamkan dana di perusahaan mereka. Dana dikucurkan kepada siapa saja yang bisa ditubruk tanpa memerhatikan kemampuan pengembalian pinjaman. Sekitar 1,2 juta warga di AS, misalnya, bisa mendapat rumah dari kredit, yang tidak didukung pendapatan untuk mencicil di kemudian hari. Walau untung tak ada, eksekutifnya mendapat bonus besar, seperti terjadi pada Merrill Lynch. ”Horrific,” kata Krugman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalah bukan hanya karena kucuran kredit berlebihan tanpa rambu-rambu. ”Bank-bank gelap” itu juga turut serta berspekulasi di bursa. Dana-dana yang mereka dapat dimainkan di bursa. Salah satu yang terkenal adalah dengan mengerek harga komoditas menjadi tinggi, seperti harga kedelai dan minyak, sebagaimana pernah dikatakan Steve Forbes, pemilik majalah Forbes.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para eksekutif keuangan Wall Street meraup keuntungan pribadi tidak dari keuntungan perusahaan, tetapi menelan dana dengan mengorbankan nasabah. Ini terjadi pada kasus Bernard Madoff, penipuan tunggal terbesar dalam sejarah dengan kerugian 170 miliar dollar AS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CEO JP Morgan Chase Jamie Dimon, di New York, pekan ini, mengakui, perilaku seperti itu telah mengacaukan sistem keuangan. CEO HSBC Stephen Green mengakui, etika buruk sistem perbankan telah menjadi sumber kekacauan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan data Bank Pembangunan Asia, jumlah uang yang lenyap akibat kekacauan di sektor keuangan sekitar 50 triliun dollar AS. Ini termasuk nilai kekayaan dunia yang lenyap akibat kejatuhan indeks-indeks di bursa global, bukan saja di AS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CEO Blackstone Group LP Stephen Schwarzman, Selasa (10/3) di New York, mengatakan, 45 persen kekayaan dunia rusak akibat krisis kredit global. Jika dunia kehilangan 50 triliun dollar AS dana, bayangkan apa dampaknya untuk dunia dengan besaran produk domestik bruto (PDB) 60 triliun dollar AS?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana memulihkan ekonomi dunia, kapan krisis akan selesai. ”Saya hanya bisa mengharapkan agar kita semua mendapatkan keberuntungan,” kata Krugman di National Press Club, Washington, Desember 2008. Pernyataan ini merefleksikan dalamnya persoalan, yang tidak bisa diprediksi kapan dan bagaimana menyelesaikannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5202043159270182072-478992115563850641?l=geraidinarbogor.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://geraidinarbogor.blogspot.com/feeds/478992115563850641/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=5202043159270182072&amp;postID=478992115563850641' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5202043159270182072/posts/default/478992115563850641'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5202043159270182072/posts/default/478992115563850641'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://geraidinarbogor.blogspot.com/2009/03/sistem-keuangan-porak-poranda-dengan.html' title='Sistem Keuangan Porak-poranda dengan Kerugian Triliunan'/><author><name>GDB</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14402421627700119821</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='04988474015080869566'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_wDP7JtZ1K4w/SbsrIqcNrOI/AAAAAAAAASw/o0qiRx17f38/s72-c/sywvgpxhzc.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5202043159270182072.post-1102313222567772413</id><published>2009-03-07T13:53:00.003+07:00</published><updated>2009-10-23T06:08:31.248+07:00</updated><title type='text'>Kapitalisme Ribawi Yang Memakan Dirinya Sendiri…</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.geraidinar.com/images/credit.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 627px; height: 478px;" src="http://www.geraidinar.com/images/credit.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;blockquote&gt;Erisychthon seorang tukang kayu yang kaya namun sangat serakah. Saking serakahnya, si tukang kayu bahkan berani menebang pohon kesayangan dewa mereka.Karena rasa lapar yang tidak pernah bisa terkenyangkan – maka akhirnya Erisychthon-pun memakan dirinya sendiri.&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Written by Muhaimin Iqbal    &lt;br /&gt;Saturday, 07 March 2009 05:18&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada cerita menarik dari Danah Zohar dalam bukunya yang best seller di seluruh dunia Spiritual Capital,  yang sangat relevan dengan krisis financial yang melanda dunia saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita ini sendiri berasal dari Mythology Yunani kuno tentang seorang tukang kayu yang kaya namun sangat serakah bernama Erisychthon. Saking serakahnya, si tukang kayu bahkan berani menebang pohon kesayangan dewa mereka – dimana rakyat Yunani biasa ‘beribadah’ di sekitar pohon tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konon sang ‘dewa’ sangat marah atas ditebangnya pohon tersebut, dan dikutuklah Erisychthon untuk tidak pernah kenyang walau apapun telah dimakannya. Maka mulailah Erisychthon memakan apapun yang dijumpainya, toko dan isinya dimakan sampai habis, setelah itu keluarganya juga dimakan sampai habis – sampai tinggal satu-satunya yang ada di sekitar dia, yaitu dirinya sendiri. Karena rasa lapar yang tidak pernah bisa terkenyangkan – maka akhirnya Erisychthon-pun memakan dirinya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapapun tidak masuk akalnya cerita tersebut, tetapi nampaknya realita yang tidak jauh berbeda sesungguhnya terjadi di dunia financial ribawi jaman modern, sehingga menimbulkan krisis di seluruh dunia sampai saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua hari lalu saya sarapan pagi dengan kawan lama seorang professional senior di lembaga pembiayaan yang sekarang induknya sudah di caplok oleh konglomerasi asing. Karena beliau sedang dalam taraf untuk berhijrah ke jalan yang lebih baik, beliau menceritakan apa yang bertentangan dengan hatinya yang antara lain terkait dengan  krisis financial global dewasa ini. Yang diambil contohnya oleh beliau adalah industri otomotif di Amerika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pasar yang normal, semestinya  keseimbangan antara supply and demand terjadi dengan sendirinya. Produsen akan memproduksi sejumlah barang yang dibutuhkan konsumen, dan konsumen membeli kebutuhannya pada tingkat harga yang wajar sesuai kemampuan dirinya untuk membeli kebutuhan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang dilakukan oleh lembaga-lembaga ribawi terhadap keseimbangan supply and demand tersebut ?.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awalnya dia datang ke produsen mobil dan bilang sama si produsen untuk memproduksi mobil lebih banyak. Nggak punya modal ?, gampang tinggal dipinjami (tentu dengan bunga –karena bunga inilah daya tarik mereka). Nggak ada yang beli ?, gampang, nanti lembaga ribawi tersebut juga yang akan menggarap pembelinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka kemudian si lembaga ribawi datang ke konsumen (dengan berbagai iklannya), untuk mendorong konsumen membeli mobil yang sudah diproduksi produsen tersebut diatas. Konsumen nggak punya duit ?; gampang pula solusinya – tinggal dipinjami lagi oleh mereka – tentu lagi-lagi dengan bunga karena memang bunga inilah inti bisnisnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keenakan mendapatkan bunga dari produsen dan juga konsumen, membuat lembaga ribawi semakin keranjingan ‘menciptakan’ keseimbangan baru pada supply and demand.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau awal-awalnya yang digarap adalah produsen &amp; konsumen yang credible yang memang mampu memproduksi/membeli barang dan mampu pula mengembalikan hutangnya; maka lama- kelamaan ‘pasar’ yang credible tersebut habis – tinggallah produsen abal-abal dan konsumen yang sebenarnya tidak mampu untuk meminjam dan mengembalikan hutangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang terjadi kemudian ?, lembaga-lembaga ribawi tersebut mulai kesulitan menagih piutangnya ke para nasabahnya; bukan sepenuhnya salah nasabah sebenarnya – tetapi sebagian besar karena ulah lembaga-lembaga ribawi tersebut sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah diambang kesulitan financial global yang begitu banyak korbannya, apakah attitude lembaga ribawi ini berubah ?, ternyata tidak. Sejauh pendapatan utama mereka dari bunga – maka mereka akan tetap memburu mangsanya untuk ‘dipinjami’ agar mereka tetap mendapatkan sumber  bunga-nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buktinya yang sangat up-to-date  malam-malam begini (jam 11 malam ketika saya menulis artikel ini), masih juga ada sms sampai ke hand phone saya yang menawarkan kemudahan dana tunai…..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari gini ? ada kemudahan dana tunai ?...apa lagi kalau bukan mereka sedang mengincar kita-kita untuk menjadi sumber pendapatan bunga berikutnya. Kalau orang seperti kitapun sudah habis digarapnya, siapa lagi yang digarap ? mungkin mereka akan mulai memakan dirinya sendiri seperti cerita Erisychthon  tersebut diatas….Wallahu A’lam.&lt;br /&gt;Last Updated on Saturday, 07 March 2009 05:26 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5202043159270182072-1102313222567772413?l=geraidinarbogor.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://geraidinarbogor.blogspot.com/feeds/1102313222567772413/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=5202043159270182072&amp;postID=1102313222567772413' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5202043159270182072/posts/default/1102313222567772413'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5202043159270182072/posts/default/1102313222567772413'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://geraidinarbogor.blogspot.com/2009/03/kapitalisme-ribawi-yang-memakan-dirinya.html' title='Kapitalisme Ribawi Yang Memakan Dirinya Sendiri…'/><author><name>GDB</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14402421627700119821</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='04988474015080869566'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5202043159270182072.post-3963742977531011125</id><published>2009-03-03T20:20:00.004+07:00</published><updated>2009-10-23T06:09:49.414+07:00</updated><title type='text'>Raksasa-Raksasa Yang Berguguran…</title><content type='html'>Written by Muhaimin Iqbal    &lt;br /&gt;Tuesday, 03 March 2009 07:05 &lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.geraidinar.com/images/wtc.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 283px;" src="http://www.geraidinar.com/images/wtc.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;Sinyal belum beresnya system keuangan ribawi di dunia masih terus bermunculan dari hari ke hari. Pasar saham dunia semalam ditutup dengan penurunan yang sangat tajam, DOW turun 4 % menjadi 6763.29 yaitu terendah sejak 12 tahun terakhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harga minyak dunia juga turun lebih dari 10 % dipicu oleh kekawatiran memburuknya ekonomi sehingga konsumsi bahan bakar akan turun. Harga emas-pun turun tetapi tidak sebesar penurunan harga minyak dan komoditi lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang lebih menghebohkan lagi di berita-berita finansial kemarin adalah diumumkannya kerugian AIG – raksasa asuransi dunia – sebesar US$ 61.7 Milyar, suatu angka kerugian korporasi terbesar sepanjang sejarah Amerika.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Bukan hanya kerugian yang selangit ini yang bikin heboh, tetapi juga AIG dituntut oleh mantan salah satu  direksi yang juga pemegang sahamnya yaitu Maurice Greenberg. Greenberg menuduh manajemen AIG menutupi kondisi keuangan yang sebenarnya sehingga pemegang saham terbujuk untuk membeli saham tambahan dalam deferred compensation plans. Para pemegang saham ini akhirnya kehilangan seluruh investasinya di AIG setelah kerugian raksasa tersebut terungkap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersamaan dengan hebohnya kerugian AIG; ‘dewa’-nya investasi Amerika Warren Buffet juga membuat heboh pasar investasi dengan surat terbuka ke para pemegang sahamnya. Di antara isi surat terbuka tersebut Buffet mengakui bahwa dirinya telah membuat beberapa langkah bodoh sehingga keuntungan kelompok usaha yang dipimpinnya anjlog 96 % dari tahun sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Krisis kali ini nampaknya lebih besar dampaknya bagi Amerika ketimbang peristiwa WTC 9/11. Ketika peristiwa WTC terjadi, Warren Buffet dengan perusahaannya Berkshire Hathaway relatif tidak terganggu. Saya masih ingat selepas peristiwa WTC ketika saya sebagai eksekutif perusahaan asuransi terbesar di Indonesia, mengalami kesulitan mencari kapasitas penutupan objek risiko terbesar di Indonesia waktu ini (US$ 4.6 Milyar) – Berkshire Hathaway inilah yang akhirnya bisa menutupi kekurangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bedanya dengan peristiwa WTC 8 tahun lalu adalah kali ini mereka tidak bisa menyalahkan orang lain atas apa yang dialaminya; maka tak kurang dari Warren Buffet harus mengakui kebodohannya secara terbuka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari keruntuhan-keruntuhan raksasa finansial dunia ini, sesungguhnya banyak hal yang negeri Indonesia yang kita cintai ini harus belajar. Bahwa kiblat system keuangan dunia yang selama ini kita contoh – ternyata tidak dapat menjadi contoh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka mengajarkan ke kita tentang Good Corporate Governance (GCG) bahkan setengah memaksakan pelaksanaannya, ternyata mereka sendiri tidak melaksanaknnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka mengajarkan investasi yang prudent, risk management yang canggih – lagi-lagi sekedar teori; para pelaku investasi yang disana sangat disegani sekalipun – juga tidak melaksanakannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini kesempatan kita untuk bangkit dengan cara kita sendiri; Agama yang oleh Maha Pencipta sendiri sudah dinyatakan sempurna – tentu sangat memadai untuk kita jadikan pegangan. Kalau dalam hal keluar masuk kamar kecil saja ada aturannya di agama ini, tentu dalam hal yang sangat besar seperti pasar, uang , system ekonomi dlsb. pastilah agama ini punya tuntunannya yang sempurna. Tinggal tantangannya adalah bagaimana kita menggali mutiara-mutiara ini dari dasarnya, bukan dari system ekonomi barat yang di cocok-cocokkan dengan system Islam. Wallahu A’lam.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Copyright © 2009 Gerai Dinar. All Rights Reserved.&lt;br /&gt;Joomla! is Free Software released under the GNU/GPL Licens&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5202043159270182072-3963742977531011125?l=geraidinarbogor.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://geraidinarbogor.blogspot.com/feeds/3963742977531011125/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=5202043159270182072&amp;postID=3963742977531011125' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5202043159270182072/posts/default/3963742977531011125'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5202043159270182072/posts/default/3963742977531011125'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://geraidinarbogor.blogspot.com/2009/03/raksasa-raksasa-yang-berguguran.html' title='Raksasa-Raksasa Yang Berguguran…'/><author><name>GDB</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14402421627700119821</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='04988474015080869566'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5202043159270182072.post-8673068426208586481</id><published>2009-02-24T19:31:00.006+07:00</published><updated>2009-11-08T21:26:40.730+07:00</updated><title type='text'>Pengaruh Obama’s Plan Terhadap Investasi Anda…</title><content type='html'>Written by Muhaimin Iqbal    &lt;br /&gt;Tuesday, 24 February 2009 07:30 &lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.geraidinar.com/images/imgbarak.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 312px; height: 282px;" src="http://www.geraidinar.com/images/imgbarak.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;blockquote&gt;Rencana-rencana penyelamatan yang dilakukan Barack Obama bisa jadi malah akan menenggelamkan negeri itu sampai beberapa generasi yang akan datang. Angka terakhir yang saya kutip dari Casey Report menujukkan bahwa biaya total penyelamatan ekonomi Amerika (Total Cost of Bailout) akan mencapai lebih dari US$ 10 trilyun. Perinciannya adalah : Federal Reserve Programs (US$ 6.5 trilyun); FDIC Programs (US$ 1.5 trilyun) ; Treasury Department Programs (US$ 0.9 trilyun) ; FHA Programs (US$ 0.9 trilyun) dan terakhir American Recovery Bill (US$ 0.8 trilyun).&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pekan lalu negeri ini seolah tersihir oleh tamu negara yang sebenarnya ‘hanya’ menteri luar negeri AS yaitu Hillary Clinton. Di seluruh Negara yang dikunjunginya, ibu menteri ini nampaknya disambut lebih dari sekedar menteri. Dia di posisikan ‘diatas’ seolah-olah mempunyai kemampuan lebih, dan bisa berbuat banyak untuk bangsa-bangsa di Asia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ironinya, sebenarnya tamu Negara yang satu ini diantara misinya adalah ‘mencari hutang’ ke Negara-negara yang dikunjunginya. Betapa tidak, di negeri asalnya - bos Ibu menteri yang bekas pesaingnya dalam perebutan kursi presiden – lagi pusing tujuh keliling memikirkan upya penyelamatan negerinya yang sedang dalam proses tenggelam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rencana-rencana penyelamatan yang dilakukan Barack Obama bisa jadi malah akan menenggelamkan negeri itu sampai beberapa generasi yang akan datang. Angka terakhir yang saya kutip dari Casey Report menujukkan bahwa biaya total penyelamatan ekonomi Amerika (Total Cost of Bailout) akan mencapai lebih dari US$ 10 trilyun. Perinciannya adalah : Federal Reserve Programs (US$ 6.5 trilyun); FDIC Programs (US$ 1.5 trilyun) ; Treasury Department Programs (US$ 0.9 trilyun) ; FHA Programs (US$ 0.9 trilyun) dan terakhir American Recovery Bill (US$ 0.8 trilyun).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.geraidinar.com/images/asloan.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 364px; height: 240px;" src="http://www.geraidinar.com/images/asloan.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;AS loanPertanyaannya adalah dari mana dana-dana tersebut akan mereka peroleh ?. Ya dari ‘meminjam’ ke Negara lain seperti salah satu misi yang di emban oleh Hillary Clinton tersebut. Tahun ini saja diperkirakan mereka perlu tambahan pinjaman lebih dari US$ 3 trilyun seperti grafik disamping.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Per tahun lalu, total federal debt AS hampir mencapai US$ 11 trilyun atau sekitar 70% dari GDP – dengan tambahan hutang baru yang lebih dari US$ 3 trilyun menjadikan hutang AS tumbuh 27% tahun ini !.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang akan bayar ?, rencananya adalah generasi-generasi yang akan datang !.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang akan menghutangi ?, negara-negara kaya tabungan seperti Jepang dan China.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalahnya adalah sangat besar kemungkinannya, negara-negara yang ditargetkan untuk ‘minjami’ Amerika saat ini juga dirundung masalah di negerinya masing-masing. Sangat bisa jadi ‘pinjaman’ yang dicari tersebut tidak akan mudah diperoleh. Negara-negara Eropa sekutu mereka, situasinya juga sami-mawon, tidak akan bisa membantu Amerika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa dampaknya kalau ini terjadi ?, program recovery ekonomi yang digagas Obama besar kemungkinan tidak akan berhasil dan US$ akan jatuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukankah kalau US$ jatuh seharusnya Rupiah membaik ?, belum tentu juga – karena asset kita kebanyakan juga dalam denominasi US$ , seperti cadangan devisa yang US$ 51 milyar misalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau US$ jatuh, harga emas dunia akan semakin tinggi. Jadi selain sector-sektor riil yang selalu kami dorong untuk diterjuni; peluang emas/Dinar insyaallah akan tetap sangat baik kedepan – terutama dalam hal mempertahankan nilai dan kemungkinannya untuk kembali secara praktis dipakai sebagai uang bangsa-bangsa di dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang jelas dalam hal investasi (juga dalam hal apapun) – jangan berharap pada manusia – meskipun manusia itu begitu mempesona dunia seperti Obama dan Hillary sekalipun. Gunakan akal sehat kita untuk men-digest seluruh informasi yang sekarang mudah sekali diperoleh secara gratis – bersamaan dengan itu banyak-banyak Istigfar dan memohon hanya kepadaNya. InsyaAllah . &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5202043159270182072-8673068426208586481?l=geraidinarbogor.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://geraidinarbogor.blogspot.com/feeds/8673068426208586481/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=5202043159270182072&amp;postID=8673068426208586481' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5202043159270182072/posts/default/8673068426208586481'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5202043159270182072/posts/default/8673068426208586481'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://geraidinarbogor.blogspot.com/2009/02/pengaruh-obamas-plan-terhadap-investasi.html' title='Pengaruh Obama’s Plan Terhadap Investasi Anda…'/><author><name>GDB</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14402421627700119821</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='04988474015080869566'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5202043159270182072.post-3288370070853626945</id><published>2009-02-13T07:13:00.003+07:00</published><updated>2009-02-13T07:19:04.089+07:00</updated><title type='text'>Ayo Berburu Emas di 2009</title><content type='html'>Ekonomi&lt;br /&gt;02/01/2009&lt;br /&gt;Asteria (&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Inilah.com&lt;/span&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_wDP7JtZ1K4w/SZS777-_aBI/AAAAAAAAAP8/FN8lsvvKOp0/s1600-h/gold+coins1-1keranjang.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 160px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_wDP7JtZ1K4w/SZS777-_aBI/AAAAAAAAAP8/FN8lsvvKOp0/s200/gold+coins1-1keranjang.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5302069299710486546" /&gt;&lt;/a&gt;INILAH.COM, Jakarta – Emas menjadi salah satu aset investasi andalan di 2009. Hal ini terkait prediksi naiknya harga emas serta minimnya faktor eksternal yang dapat mempengaruhi pergerakan logam mulia. Investasi emas selain aman juga menjanjikan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harga emas di awal 2007 masih bertengger di US$ 640 per troy ounce dan sempat melejit memecahkan rekor tertinggi di harga US$ 1.125 per troy ounce pada 2008. Hal itu tidak terlepas dari melejitnya harga minyak mentah dunia yang sempat mencetak rekor tertinggi US$ 147 per barel Juli 2008 lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun harga minyak dunia untuk pengiriman Februari 2009 melorot 1,5% menjadi US$ 39,31 per barel, hal ini belum mengindikasikan dimulainya tren penurunan banderol emas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasalnya, faktor pendorong emas bukan hanya minyak bumi. Beberapa faktor diindikasikan bisa mendongkrak harga emas 2009, seperti ekspektasi investor bahwa emas merupakan salah satu pilihan ivestasi yang aman. Apalagi banderol emas juga dipengaruhi pergerakan kurs dolar AS, sehingga ketika dolar melemah, emas akan diminati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ashraf Laidi, pemimpin market strategist di CMC World Markets London mengatakan, emas kemungkinan menguat di 2009. Laidi mencatat kinerja positif emas selama 2008 dibandingkan semua mata uang selain Jepang. "Ketika imbal hasil merosot dan deflasi, &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;emas membuktikan menjadi instrumen untuk melawan uang kertas&lt;/span&gt;,” paparnya&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Emas awal 2008 dimulai di level US$ 840,3 sementara saat ini naik ke level US$ 882, dibantu penguatan euro terhadap dolar AS serta ketegangan geopolitik setelah Israel menyerang Gaza. “Target kenaikan harga emas mencapai level US$ 920,” imbuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Citigroup awal Desember juga meramalkan bahwa harga emas dapat mencapai US$ 2,000 per troy oz dalam dua tahun mendatang. Prediksinya adalah akhir 2009.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tom Fitzpatrick, Chief Technical Strategist dari Citigroup mengatakan, melonjaknya harga emas disebabkan karena bank-bank sentral dunia telah membanjiri sistim moneter dengan likuiditas berupa uang kertas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehingga akan berujung pada dua ekstrem yaitu inflasi memuncak, dan spiral depresi, kerusuhan bahkan bisa timbul perang. “Ekstrem manapun yang terjadi, akan membuat harga emas tetap naik,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal senada diungkapkan Paul Volcker, Chariman of Economic Recovery Advisory Board yang diangkat oleh presiden terpilih Barack Obama. Menurutnya, dampak dari krisis ini adalah kerusakan sistim finansial yang tidak pernah terjadi sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernyataan ini patut dipertimbangkan mengingat Paul pernah menjabat sebagai Charirman dari US Federal Reserve 1979-1987 saat pemerintahan Presiden Carter dan Ronald Reagan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara umum harga emas dunia bergerak berlawanan arah dengan kekuatan mata uang dolar AS. Saat ini dolar relatif perkasa dengan indeks dolar mencapai 84 sehingga emas diprediksi akan melemah lagi pada harga US$ 822 per troy oz.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, tren melemahnya dolar sudah mulai terasa beberapa pekan terakhir. Hal ini mencerminkan kondisi Amerika sebagai negara pengutang terbesar saat ini, dan pemerintahan yang sekarang membuat blunder dengan utang yang tidak akan bisa dibayar sampai beberapa generasi mendatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak berdirinya AS selama lebih dari 240 tahun, utang yang tercatat hanya US$ 9 triliun. Namun akibat krisis finansial global, pemerintah sekarang telah berutang atau membuat komitmen utang untuk berbagai program bailout sebesar US$ 8,5 triliun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini berarti, kalau dolar anjlok harga emas akan melejit dua kalinya atau bahkan lebih mencapai level US$ 1600. Namun investor harus berhitung cermat sebelum berbelanja logam mulia. Selain itu juga harus memperhatikan kondisi AS dalam tiga bulan pertama 2009. Di rentang waktu itulah tren pergerakan banderol emas akan jelas terlihat. [E1]&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5202043159270182072-3288370070853626945?l=geraidinarbogor.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://geraidinarbogor.blogspot.com/feeds/3288370070853626945/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=5202043159270182072&amp;postID=3288370070853626945' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5202043159270182072/posts/default/3288370070853626945'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5202043159270182072/posts/default/3288370070853626945'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://geraidinarbogor.blogspot.com/2009/02/ayo-berburu-emas-di-2009.html' title='Ayo Berburu Emas di 2009'/><author><name>GDB</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14402421627700119821</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='04988474015080869566'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_wDP7JtZ1K4w/SZS777-_aBI/AAAAAAAAAP8/FN8lsvvKOp0/s72-c/gold+coins1-1keranjang.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5202043159270182072.post-2321711373647657168</id><published>2009-02-11T07:48:00.003+07:00</published><updated>2009-02-11T09:02:37.217+07:00</updated><title type='text'>Monster Inflasi dan Monster Deflasi Versi European Central Bank…</title><content type='html'>Written by Muhaimin Iqbal    &lt;br /&gt;Wednesday, 11 February 2009 06:27 &lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.geraidinar.com/images/monster.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 319px; height: 239px;" src="http://www.geraidinar.com/images/monster.jpg" alt="" border="0"&gt;&lt;/a&gt;nflasi dan deflasi adalah bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat yang hidup di era uang kertas ini. Kebanyakan kita merasakan bahwa inflasi  (atau sangat jarang deflasi) itu bener-bener ada, tetapi tidak mudah memahami makhluk apa sih inflasi dan deflasi itu ?, bagaimana terbentuknya atau kapan lahirnya dlsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah untuk menjelaskan masalah inflasi dan deflasi ini secara menarik ke masyarakat, bahkan sejak mereka di bangku sekolah – European Central Bank (ECB) punya ide kreatif – yaitu membuat film animasi pendek sekitar 5 menit yang bercerita tentang dua monster yaitu Monster Inflasi dan Monster Deflasi. Kalau akses internet Anda cukup bagus, Anda bisa mengakses langsung dengan &lt;a href="http://www.ecb.int/ecb/educational/pricestab/html/index.en.html"&gt;klik di link ini&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak terbatas pada film animasi tersebut, ECB juga menyiapkan dokumen PDF untuk bisa di download para guru dan masyarakat untuk bahan ajar atau sosialisasi masyalah inflasi dan deflasi ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepintas film animasi ini nampak baik- baik saja dan cukup menarik untuk ditonton. Namun saya sendiri melihat film animasi tersebut merasa jadi bodoh, atau filmnya yang sengaja membodohkan penontonnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di film animasi ini digambarkan ada dua orang pelajar yang sedang mendengarkan pelajaran tentang pengendalian harga dari gurunya, lalu ujug-ujug mereka berada didepan toko roti yang harga rotinya terus naik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditengah kepanikan harga roti yang terus naik tersebut, datanglah si monster inflasi yang membagikan uang secara cuma-cuma. Semakin banyak uang dibagikan oleh si monster inflasi – semakin tinggi pula harga roti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhir cerita bisa diduga bahwa si pembuat film-lah jagoannya. Maka ketika dua pelajar tersebut datang berkunjung ke kantor ECB; oleh manager Bank Central-nya Eropa tersebut dijelaskan bahwa ECB bertugas menjaga stabilitas harga –harga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut sang manager, masyarakat yang terwakili oleh dua pelajar tersebut tidak lagi perlu kawatir - karena si Monster Inflasi dan Monster Deflasi keduanya telah ditangkap oleh ECB. Keduanya dikecilkan dan dimasukkan ke stoples…mirip kisah pemburu hantu di televisi kita .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa saya merasa jadi bodoh nonton animasi ini ?.  Karena ECB hanya bercerita dari satu sisi yang mentokohkan dirinya menjadi pahlawan penakluk Monster Inflasi dan Monster Deflasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka tidak bercerita terus terang ke masyarakat siapakah Monster Inflasi dan Monster Deflasi tersebut sebenarnya ?. Siapa yang bisa mencetak uang dan meningkatkan supply uang secara berlebihan ke masyarakat ?, Atau menurunkannya dengan mengendalikan suku bunga perbankan ? Bukankan ini ECB juga yang melakukannya ?.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau dengan kata lain, kalau ECB jujur bukankah sebenarnya tokoh pahlawan dan tokoh monster-monster tersebut makhluknya adalah sama yaitu ya ECB-ECB juga ?.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau menurut George Cooper penulis buku terkenal “The Origin of Financial Crises” (Vintage Book, New York, Dec 2008), tokoh Monster tersebut bukan ECB sendiri – tetapi sepupunya ECB ! – yaitu pemerintah-pemerintah yang punya andil dalam ECB. Argumen dia adalah, bukan ECB yang mencetak uang – tetapi pemerintahnya-lah yang mencetak uang terus menerus sehingga menggelembungkan inflasi- kemudian pemerintahan yang sama minta ECB mengendalikan inflasi yang diciptakannya ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Cooper lebih lanjut, bahkan monster-monster ini punya tanggal lahir yaitu 15 Agustus 1971 – ketika presiden Nixon mengumumkan berakhirnya era cadangan emas untuk setiap pencetakan uang kertas – dan mulainya era uang fiat murni. Dalam rezim uang fiat murni yang dianut di seluruh dunia saat ini, pemerintah bisa mencetak uang kertas berapa saja tanpa harus memikirkan cadangan emas yang mereka miliki. Di era uang fiat murni inilah – monster-monster inflasi meraja lela di seluruh dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang dilakukan ECB sebenarnya baik dengan berusaha menjelaskannya secara mudah ke masyarakat; yang kurang tinggal kejujurannya dalam menceritakan hal yang menjadi hajat hidup orang banyak ini. Wallhu A’lam.&lt;br /&gt;Last Updated on Wednesday, 11 February 2009 06:47&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Copyright © 2009 Gerai Dinar. All Rights Reserved.&lt;br /&gt;Joomla! is Free Software released under the GNU/GPL License.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5202043159270182072-2321711373647657168?l=geraidinarbogor.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://geraidinarbogor.blogspot.com/feeds/2321711373647657168/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=5202043159270182072&amp;postID=2321711373647657168' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5202043159270182072/posts/default/2321711373647657168'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5202043159270182072/posts/default/2321711373647657168'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://geraidinarbogor.blogspot.com/2009/02/monster-inflasi-dan-monster-deflasi.html' title='Monster Inflasi dan Monster Deflasi Versi European Central Bank…'/><author><name>GDB</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14402421627700119821</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='04988474015080869566'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5202043159270182072.post-3682320268765861765</id><published>2009-02-09T08:10:00.002+07:00</published><updated>2009-02-09T08:12:52.987+07:00</updated><title type='text'>Harga Emas Yang Terus Menguat Terhadap Seluruh Mata Uang Kertas ...</title><content type='html'>Written by Muhaimin Iqbal    &lt;br /&gt;Sunday, 08 February 2009 22:06 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.geraidinar.com/images/pound.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 576px; height: 343px;" src="http://www.geraidinar.com/images/pound.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;Akhir tahun lalu saya menyajikan prediksi harga emas yang dibuat oleh Citi Group, dan juga prediksi saya sendiri dua minggu kemudian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kali ini saya sajikan prediksi harga emas oleh Merill Lynch pemain utama dunia dibidang corporate finance dan investment banking. Merril Lynch memperkirakan bahwa dalam 12 -15 bulan kedepan harga emas dunia akan mencapai US$ 1,500,-/oz atau naik sekitar 67 % dari harga sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Estimasi Merrill Lynch yang tidak jauh dari estimasi saya ini didasari oleh ketakutan pasar akan terus menurunnya daya beli US Dollar – yang menurut mereka akan berujung pada kenyataan – bahwa daya beli US$ (dan juga mata uang kerttas lainnya) memang bener-bener menurun.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Masih menurut Merril Lynch kenaikan ini akan bertahap, dari harga sekarang dikisaran US$ 913/oz akan naik menjadi US$ 1,100/oz pada kwartal ini, kemudian menjadi US$ 1,150/oz kwartal depan dan akan terus beranjak mencapai US$ 1,500/oz kwartal pertama atau kedua tahun depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang menarik adalah, kenaikan harga emas kali ini terjadi ditengah menguatnya US$ terhadap berbagai mata uang kuat dunia. Artinya apa ini semua ?, bila dengan mata uang yang paling kuat di dunia saat ini saja (US$) harga emas terus menanjak – terhadap mata uang lain yang lebih lemah tentu harga emas lebih tinggi lagi kenaikanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita sudah saksikan di Indonesia, harga emas (dan tentu harga Dinar) mencapai titik tertinggi pekan lalu. Di belahan dunia lain-pun demikian. Terhadap mata uang kuat Inggris, harga emas juga mencapai titik tertingginya pekan lalu – lihat illustrasi pada grafik di atas. Grafik yang sama dengan grafik tersebut juga akan kita jumpai pada Euro, Swiss Franc dan Dollar Australlia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harga emas yang terus menguat terhadap seluruh mata uang kertas ini terus terang menimbulkan kekhawatiran tersendiri bagi saya; saya khawatir prediksi John Naisbitt bahwa orang akan meninggalkan mata uang nasional menuju mata uang privat (benda-benda riil yang memiliki nilai intrinsik) – terjadi lebih cepat dari yang diperkirakannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila hal ini terjadi lebih cepat, sedangkan tangan-tangan umat Islam belum banyak berbuat unttuk menyiapkan system pengganti dari systtem keuangan ribawi...maka bisa jadi belum terpenuhi syarat yang disebutkan disurat Al Hasyr ayat 2 : “...mereka memusnahkan rumah-rumah mereka dengan tangan mereka sendiri dan tangan orang-orang yang beriman. Maka ambillah (kejadian itu) untuk menjadi pelajaran, hai orang-orang yang mempunyai pandangan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya apa ? kalau tangan-tangan kita belum siap berbuat - bisa jadi system yang menggantikan uang kertas bukan system Dinar yang adil – tetapi entah system dhalim apa lagi yang akan muncul. Na'udzubillahi min dzalik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Last Updated on Sunday, 08 February 2009 22:21&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Copyright © 2009 Gerai Dinar. All Rights Reserved.&lt;br /&gt;Joomla! is Free Software released under the GNU/GPL License.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5202043159270182072-3682320268765861765?l=geraidinarbogor.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://geraidinarbogor.blogspot.com/feeds/3682320268765861765/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=5202043159270182072&amp;postID=3682320268765861765' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5202043159270182072/posts/default/3682320268765861765'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5202043159270182072/posts/default/3682320268765861765'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://geraidinarbogor.blogspot.com/2009/02/harga-emas-yang-terus-menguat-terhadap.html' title='Harga Emas Yang Terus Menguat Terhadap Seluruh Mata Uang Kertas ...'/><author><name>GDB</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14402421627700119821</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='04988474015080869566'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5202043159270182072.post-2158926430849728152</id><published>2009-02-07T02:31:00.003+07:00</published><updated>2009-02-11T07:45:44.262+07:00</updated><title type='text'>Bahkan Investor Besar-pun Lari Ke Emas...</title><content type='html'>Written by Muhaimin Iqbal    &lt;br /&gt;Wednesday, 04 February 2009 13:34&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.geraidinar.com/images/usmelt.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 250px;" src="http://www.geraidinar.com/images/usmelt.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;Ada berita menarik yang saya ingin share dengan pembaca situs ini, berita ini dimuat di Blommberg kemarin. Bagi yang tertarik baca beritanya langsung - &lt;a href="http://www.bloomberg.com/apps/news?pid=20601082&amp;sid=ao7hCvQA9QZ0&amp;"&gt;silahkan klik ke link yang saya berikan ini&lt;/a&gt;. Bagi yang tidak sempat baca berikut saya sampaikan inti sarinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sebuah interviewnya  Eric Sprott, Chairman dan pendiri Sprott Asset Management Inc. Canada mengungkapkan bahwa  Amerika baru dalam tahap awal depresi yang akan mendorong harga emas naik lebih dari dua kali dari sekarang - perkiraan dia akan berada pada kisaran angka US$ 2000/ oz.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendapat Eric Sprott ini menjadi perhatian dunia karena selain dia mengelola dana yang besarnya US$ 4.5 Milyar; pernyataan-pernyataannya sebelumnya juga banyak yang terbukti. Beberapa bulan sebelum tragedi Lehman Brothers dan Bear Stearns &amp; Co.  misalnya, Eric sudah mengingatkan akan apa yang disebut systemic financial melt down.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keputusan Eric Sprott yang sejak Maret tahun lalu mulai mengamankan sebagian dana yang dikelolanya ke emas juga terbukti menjadi keputusan yang benar, sejak keputusan tersebut  81 dari Fortune 500 Companies telah mengalami penurunan index sampai 62 %.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Masih dari sumber berita yang sama, sebenarnya bukan hanya Eric Sprott pengelola dana besar yang mulai mengalihkan sebagian dananya ke emas. Di New York ada Green Light Capital, Inc. yang mengelola US$ 5.1 Milyar yang juga sudah mulai membeli emas untuk mengamankan asset-nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaannya adalah mengapa pengelola dana sekaliber Eric Sprott berpikir untuk mulai mengalihkan dananya ke emas ?. Menurut Eric Sprott, ada kemungkinan segala upaya yang dilakukan oleh pemerintah Amerika untuk menyelamatkan ekonominya akan gagal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Upaya terbesar dalam menyelamatkan ekonomi Amerika intinya adalah melalui penerbitan hutang baru dalam berbagai bentuknya. Masalahnya sekarang adalah siapa yang akan membeli hutang-hutang baru tersebut ? lha wong seluruh dunia sekarang juga lagi sibuk menyelamatkan ekonominya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana prediksi ekonomi pada umumnya, prediksi  Eric bisa benar dan bisa pula keliru. Namun kalau kita invest di emas atau Dinar sekarang - tidak akan ada ruginya - apapun yang terjadi dengan hasil prediksi Eric.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila ternyata harga emas melonjak lebih dari dua kalinya dari sekarang (artinya daya beli uang kertas anjlog), kita telah pula menyelamatkan asset kita. Kalau yang terjadi sebaliknya - harga emas turun - kita juga tahu emas atau dinar tidak pernah kehilangan daya belinya. Wallhu A'lam.&lt;br /&gt;Last Updated on Thursday, 05 February 2009 11:26&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Copyright © 2009 Gerai Dinar. All Rights Reserved.&lt;br /&gt;Joomla! is Free Software released under the GNU/GPL License.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5202043159270182072-2158926430849728152?l=geraidinarbogor.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://geraidinarbogor.blogspot.com/feeds/2158926430849728152/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=5202043159270182072&amp;postID=2158926430849728152' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5202043159270182072/posts/default/2158926430849728152'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5202043159270182072/posts/default/2158926430849728152'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://geraidinarbogor.blogspot.com/2009/02/bahkan-investor-besar-pun-lari-ke-emas.html' title='Bahkan Investor Besar-pun Lari Ke Emas...'/><author><name>GDB</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14402421627700119821</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='04988474015080869566'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5202043159270182072.post-3265126158690757448</id><published>2009-01-30T05:59:00.006+07:00</published><updated>2009-02-07T02:48:06.658+07:00</updated><title type='text'>Dinar Emas di Tengah Ancaman Deflasi dan Tingginya Inflasi…</title><content type='html'>Muhaimin Iqbal    &lt;br /&gt;Thursday, 29 January 2009 06:42&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_wDP7JtZ1K4w/SYyT2q_ta5I/AAAAAAAAAP0/joxLRCwv9MI/s1600-h/usrel+revisi.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 133px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_wDP7JtZ1K4w/SYyT2q_ta5I/AAAAAAAAAP0/joxLRCwv9MI/s200/usrel+revisi.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5299773428971957138" /&gt;&lt;/a&gt;Ketika krisis melanda Indonesia tahun 1998, saat itu saya adalah salah satu korbannya. Sebagai direksi di sebuah perusahaan publik, saya punya investasi di saham dan juga deposito. Deposito Rupiah yang saya kumpulin dari jerih payah bertahun-tahun nilainya terpangkas menjadi tinggal seperempatnya hanya dalam beberapa bulan krisis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Investasi saham lebih buruk lagi, karena selain nilainya dalam Rupiah anjlog. Rupiahnya sendiri tinggal seperempat dari Rupiah sebelum krisis. Pukulan bertubi-tubi selama krisis ini menghanguskan sebagian besar dari investasi yang saya bangun sejak awal karir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah saya bersyukur dengan pertolongan Allah dimudahkan untuk memahami fenomena finansial yang ada di sekitar kita, sehingga ketika krisis ini berulang sepuluh tahun kemudian (2008) – saya tidak perlu menjadi korban lagi.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya tidaklah sulit untuk memahami apa yang terjadi dengan system keuangan yang berbasis uang kertas ini, data-datanya tersebar di berbagai sumber yang dapat dipercaya. Grafik diatas misalnya, saya ambil dan olah datanya dari Pacific Exchange Services dan Kitco.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.geraidinar.com/images/20s.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 680px; height: 490px;" src="http://www.geraidinar.com/images/20s.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Apa yang bisa kita lihat dari grafik diatas sesungguhnya ?. Dari statistik yang ada – tataran ilmu manusia – menyatakan bahwa US Dollar pasti jatuh - karena sepuluh tahun terakhir sudah menukik tajam. Kalau diibaratkan pesawat terbang dengan ketinggian 100% (Januari 2000), saat ini ketinggian tersebut tinggal 32% saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mata uang kertas lain tentu tidak jauh berbeda, apalagi Rupiah yang mempunyai kecenderungan lebih buruk dibandingkan US Dollar – saat ini ketinggiannya tinggal 21% saja dibandingkan dengan ketinggan Januari 2000 – lihat tulisan saya tanggal 24 Januari 2009 lalu untuk ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan apa kita mengukur ini semua ?, dengan ‘uang riil ‘ yng memiliki daya beli tetap yaitu Emas atau Dinar (yang disebut Dinar adalah emas juga dengan berat 4.25 gr, kadar 22 karat). Kita hanya bisa mengetahui daya beli suatu mata uang naik atau turun apabila ada pembandingnya yang baku sepanjang zaman, salah satu pembanding baku inilah emas dan Dinar itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;twenty centuryDalam sejarah mata uang kertas, ternyata mata uang kertas ini hnya mengalami kenaikan daya beli yang cukup berarti apabila ada depresi yang sangat parah. Sejarah US$ sepanjang abad lalu misalnya, hanya mengalami kenaikan daya beli yang berarti ketika terjadi the great depression 1930-an. Di Jaman zaman yang relatif normal, uang kertas terus mengalami penurunan nilai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas crash semacam apakah yang perlu kita antisipasi kedepan ?. Para analis berbeda pendapat dalam hal ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi yang memperkirakan bahwa credit collapse di seluruh dunia akan berlanjut, maka ancaman deflasi yang perlu di waspadai. Dalam  situasi deflasi, likwiditas adalah raja. Kita bisa saja kaya dengan asset riil, kalau likwiditas kita lemah – maka bisa jadi kita terjebak dalam kesulitan yang nyata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengantisipasi deflasi dapat dilakukan dengan menjaga likwiditas kita, namun kalau kita menjaganya dengan likwiditas uang kertas – bila yang terjadi ternyata bukan deflasi tetapi inflasi – maka kita justru akan terjebak di problem berikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila yang terjadi adalah inflasi yang terlalu tinggi, atau perubahan dari tahapan deflasi ke inflasi yang terlalu cepat – maka likwiditas uang kertas kita bisa mendadak kehilangan nilainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi apa solusi kita ?. Dinar atau Emas jawabannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dinar atau emas adalah asset riil yang selalu mudah untuk dijual menjadi cash di masa deflasi sekalipun; dan tidak perlu mengalami penurunan nilai /daya beli di kala inflasi tidak terkendali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keunggulan emas ini bahkan juga diakui oleh para praktisi investasi dunia seperti pernyataan Morgan Stanley yang disiarkan CNBC dua hari lalu : "Gold looks to be the investment area that provides significant upside under the inflation-rebound scenario and relative resilience in the deflation scenario, gold should be one of the best hedges for investors".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi siap menghadapi financial crash landing berikutnya ? siapkan Dinar sebagai parasut dan pelampung Anda. Wallahu A’lam.&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;javascript:void(0)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5202043159270182072-3265126158690757448?l=geraidinarbogor.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://geraidinarbogor.blogspot.com/feeds/3265126158690757448/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=5202043159270182072&amp;postID=3265126158690757448' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5202043159270182072/posts/default/3265126158690757448'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5202043159270182072/posts/default/3265126158690757448'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://geraidinarbogor.blogspot.com/2009/01/dinar-emas-di-tengah-ancaman-deflasi.html' title='Dinar Emas di Tengah Ancaman Deflasi dan Tingginya Inflasi…'/><author><name>GDB</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14402421627700119821</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='04988474015080869566'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_wDP7JtZ1K4w/SYyT2q_ta5I/AAAAAAAAAP0/joxLRCwv9MI/s72-c/usrel+revisi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5202043159270182072.post-1977047193833606931</id><published>2009-01-22T02:49:00.002+07:00</published><updated>2009-01-22T02:53:56.540+07:00</updated><title type='text'>Gold prices advance as investors seek safety</title><content type='html'>By SARA LEPRO&lt;br /&gt;AP Business Writer&lt;br /&gt;Published: Tuesday, Jan. 20, 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NEW YORK -- Gold prices advanced Tuesday as investors sought safety amid fears of a deepening global banking crisis. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Other commodities fell amid expectations that demand will continue to weaken.&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.usagold.com/images/gold-coins-bullion.jpeg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 310px; height: 227px;" src="http://www.usagold.com/images/gold-coins-bullion.jpeg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Signs that banks are still suffering big losses from soured loans, and warnings that those losses will continue for some time have investors worried that the government's efforts to prop up the financial system won't be enough. That rattled Wall Street Tuesday, &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;causing investors to flee stocks and move their money to more traditionally safe investments like gold.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;The Dow Jones industrials plunged 332 points, or 4 percent, to finish at 7,949. Broader stock indexes lost more than 5 percent.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gold, which typically moves inversely with the dollar, also rose despite signs of strength in the U.S. currency. Gold prices tend to benefit when the dollar is weak, as the contract is often used as a hedge against inflation.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;On Tuesday, the dollar gained ground against the euro and the British pound after the British government announced a second rescue plan for the country's banks in just over three months. Separately, the British government increased its stake in the Royal Bank of Scotland to nearly 70 percent, after the bank forecast for a loss of $41.3 billion in 2008.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The report dovetailed with discouraging results at U.S. banks. Regional bank Regions Financial Corp. reported a fourth-quarter loss of $6.24 billion due to a hefty one-time charge to reflect declining value in its banking reporting unit. And State Street Corp. reported a 71 percent drop in fourth-quarter earnings and warned of a difficult year ahead.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The news followed reports of multibillion losses announced Friday by Citigroup Inc. and Bank of America Corp.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Plagued by concerns about a drop in demand for raw materials amid a worsening recession, commodities prices have shown little strength so far this year - extending a trend that began in the middle of 2008 as the economy took a turn for the worst. But investors often look to gold in times of economic uncertainty, so prices have been cushioned from some of the fears about falling prices that are hurting other commodities.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Gold will not necessarily move in line with other commodities at all," said Natalie Dempster, head of investment at World Gold Council.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Gold has different fundamentals," Carlos Sanchez, analyst with CPM Group in New York, agreed. "It's not as supply-demand based, it's more investor based. I think you saw that today with the stock market lower and some safe-haven buying."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gold for February delivery gained $15.30 to settle at $855.20 an ounce on the New York Mercantile Exchange.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Other precious metals prices fell. March silver shed 4 cents to $11.1750 an ounce, while March copper futures fell 2.3 cents to $1.5045 a pound.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The yield on the benchmark 10-year Treasury note, which moves opposite its price, rose to 2.35 percent from 2.34 percent late Friday.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Energy prices fell on the Nymex, revealing little optimism that energy demand will improve.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Light, sweet crude for March delivery fell $1.53 to settle at $40.68.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A limited number of traders took advantage of the February contract which expires Tuesday. That contract rose $2.23 to settle at $38.74 per barrel. Trading in the final day of the contract was very light.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;In other Nymex trading, gasoline futures fell 2.4 cents to settle at $1.1431 a gallon, while heating oil dropped 9.76 cents to settle at $1.3758 a gallon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Grain prices slumped on the Chicago Board of Trade.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;March wheat futures tumbled 28.25 cents to $5.50 a bushel, while corn for March delivery fell 7.5 cents to $3.835 a bushel. March soybeans fell 28 cents to $9.92 a bushel. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5202043159270182072-1977047193833606931?l=geraidinarbogor.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://geraidinarbogor.blogspot.com/feeds/1977047193833606931/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=5202043159270182072&amp;postID=1977047193833606931' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5202043159270182072/posts/default/1977047193833606931'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5202043159270182072/posts/default/1977047193833606931'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://geraidinarbogor.blogspot.com/2009/01/gold-prices-advance-as-investors-seek.html' title='Gold prices advance as investors seek safety'/><author><name>GDB</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14402421627700119821</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='04988474015080869566'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5202043159270182072.post-2169184931674942072</id><published>2009-01-20T21:33:00.003+07:00</published><updated>2009-11-08T21:29:02.594+07:00</updated><title type='text'>Hanya Ada Satu Penantang US Dollar :</title><content type='html'>Written by Muhaimin Iqbal    &lt;br /&gt;Tuesday, 20 January 2009 08:25&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.geraidinar.com/images/dollarpnt.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 230px; height: 233px;" src="http://www.geraidinar.com/images/dollarpnt.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;“Sebagai akibat dari resesi skala gobal, tidak ada negara yang menginginkan mata uangnya terapresiasi. Alternative bagi US Dollar tahun 2009 bukanlah mata uang negara lain, tetapi ‘mata uang kuno’ yaitu emas. Logam Mulia dapat muncul sebagai hedge atas kecurigaan investor terhadap perilaku bank sentral dan ketakutan akan inflasi…”. David Hales dalam tulisannya tanggal 5 Januari lalu di Financial Times.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Ini bukan kali pertama saya menemukan penulis barat yang objektif tentang mata uang. Pemikir-pemikir di Gold Anti Trust Action Committee (GATA) sudah lama mengungkapkan pandangannya yang senada, Ter-wacanakan-nya Bretton Wood II oleh para pemimpin dunia G-20 juga tidak terlepas dari pengakuan bahwa sebenarnya emas-lah uang yang sejati itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbeda dengan kita yang meyakini uang yang sejati (timbangan yang adil) hanyalah emas dan perak berdasarkan keyakinan agama kita, David Hales berkesimpulan bahwa pengganti US Dollars hanyalah emas berdasarkan kondisi  financial global terkini, sebagaima antara lain terungkap dalam beberapa realita berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;·       Seluruh pemain ekonomi dunia tergelincir dalam resesi. Real GDP di Amerika dan di Eropa akan mencapai minus 1.5%, dan Jepang akan lebih buruk lagi dan bisa mencapai minus 2.5%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;·       Response dari negara-negara Eropa (yang sebenarnya memiliki calon kuat mata uang pengganti US$ yaitu Euro), jauh lebih lamban dari respon Amerika dalam bentuk berbagai stimulus ekonomi. Jadi mata uangnya juga tidak bisa diharapkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;·       China yang terpukul oleh krisis ini, diperkirakan tidak akan intervensi pasar untuk menaikkan nilai tukar mata uangnya. Pertama karena cadangan devisa mereka mulai menurun, kedua menaikkan nilai tukar mata uang akan menurunkan daya saing ekspornya yang saat inipun sudah terganggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;·       Mata uang Jepang yang saat masih kuat kedepannya akan cenderung ditekan oleh pemerintahnya sendiri dengan alasan yang sama yaitu karena penurunan ekspor dan penurunan kapasitas produksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;·       Lalu lintas perdagangan dunia akan turun karena negara-negara pengimpor besar mengalami resesi. Tidak hanya Eropa, Amerika dan Jepang, tetapi juga yang tidak kalah buruk adalah Korea Selatan, Taiwan dan Cina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amerika tetap boleh bangga memiliki mata uang yang terkuat diantara mata uang-mata uang lain yang lemah. Namun ini hanya terjadi selama penantangnya yang sesungguhnya – yaitu emas/Dinar – belum muncul. Tidak heran mengapa pemerintah mereka selalu memusuhi emas, sampai-sampai warga mereka sendiri yang menyadari bahwa mereka terdhalimi oleh pemerintahnya – mendirikan berbagai organisasi untuk melawannya seperti GATA, FAME (Foundation of Advance Monetary Education) dlsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi kita umat Islam; kepada kita sudah dikabarkan tentang kehancuran mereka ini – namun apakah kita yang akan menggantikannya ? tergantung kemauan kita untuk mulai bekerja untuk ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dia-lah yang mengeluarkan orang-orang kafir di antara ahli Kitab dari kampung-kampung mereka pada saat pengusiran kali yang pertama. Kamu tiada menyangka, bahwa mereka akan keluar dan mereka pun yakin, bahwa benteng-benteng mereka akan dapat mempertahankan mereka dari (siksaan) Allah; maka Allah mendatangkan kepada mereka (hukuman) dari arah yang tidak mereka sangka-sangka. Dan Allah mencampakkan ketakutan ke dalam hati mereka; mereka memusnahkan rumah-rumah mereka dengan tangan mereka sendiri dan tangan orang-orang yang beriman. Maka ambillah (kejadian itu) untuk menjadi pelajaran, hai orang-orang yang mempunyai pandangan.” (QS 59 :2)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi Allah telah menghancurkan (ekonomi) mereka dengan tangan-tangan mereka sendiri, yang diperlukan sekarang adalah munculnya tangan-tangan kaum mukminin untuk menggantikannya. Kalau tangan-tangan kaum mukminin tidak juga segera muncul, maka yang akan muncul bisa jadi kedhaliman lain dalam bentuknya yang baru. Wallahu A’lam.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Last Updated on Tuesday, 20 January 2009 08:35&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Copyright © 2009 Gerai Dinar. All Rights Reserved.&lt;br /&gt;Joomla! is Free Software released under the GNU/GPL License.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5202043159270182072-2169184931674942072?l=geraidinarbogor.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://geraidinarbogor.blogspot.com/feeds/2169184931674942072/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=5202043159270182072&amp;postID=2169184931674942072' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5202043159270182072/posts/default/2169184931674942072'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5202043159270182072/posts/default/2169184931674942072'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://geraidinarbogor.blogspot.com/2009/01/hanya-ada-satu-penantang-us-dollar.html' title='Hanya Ada Satu Penantang US Dollar :'/><author><name>GDB</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14402421627700119821</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='04988474015080869566'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5202043159270182072.post-8419134776527075812</id><published>2009-01-05T01:59:00.002+07:00</published><updated>2009-01-05T02:07:05.077+07:00</updated><title type='text'>Pikat Kemilau Investasi Emas</title><content type='html'>Ekonomi&lt;br /&gt;28/12/2008 - 20:31&lt;br /&gt;Asteria&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INILAH.COM, Jakarta – Ketegangan di Timur Tengah dan Asia Selatan memicu naiknya emas ke harga tertinggi, pekan lalu. Di penghujung tahun, daya tarik logam berharga itu kembali memikat investor sebagai investasi safe haven. &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://inilah.com/data/berita/foto/71840.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 250px; height: 174px;" src="http://inilah.com/data/berita/foto/71840.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Kontrak emas bulan Februari naik US$ 23,20 (2.7%) dan ditutup di level US$ 871,20 per ons di divisi Comex New York Mercantile Exchange. Sementara harga emas di pasar spot di London berakhir di level $ 868,20 per troy ounce-nya. Inilah persentase kenaikan terbesar untuk kontrak teraktif sejak 17 Desember.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harga emas naik 4% sepanjang pekan lalu dan mencapai 6,4% bulan Desember ini.&lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;Faktor safe haven&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;pilihan investasi ketika ketegangan militer mengancam pasar valas, telah mendongkrak harga emas akhir-akhir in&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;i. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti diketahui, militan Palestina meluncurkan roket terbesar dan menyerang Israel setelah perjanjian gencatan senjata yang berlaku selama enam bulan, berakhir 19 Desember lalu. Israel pun membombardir Gaza dan menewaskan lebih dari 200 orang. Di Asia Selatan, tentara Pakistan dialihkan dari wilayah perbatasan Afganistan ke perbatasan India.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Penjelasan yang paling masuk akal untuk kenaikan harga emas adalah ketegangan geopolitik di Gaza dan di India dan Pakistan,” ujar Leonard Kaplan, presiden Prospector Asset Management di Evanston, Illinois.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan Menteri Luar Negeri India, Pranab Mukherjee, telah menekan Pakistan secara diplomatik agar menuntaskan serangan teroris yang terjadi di Mumbai, bulan lalu. Hal ini mengingat India adalah konsumen emas terbesar di dunia dengan pembelian lebih dari 20% tahun lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun harga minyak mentah mengalami reli 7,2%. Menurut data BP Plc yang dipublikasikan dalam review tahunan energi dunia setiap bulan Juni, Timur Tengah yaitu Israel, Palestina, dan Asia Selatan merupakan kawasan penting, karena bertanggung jawab terhadap 31% produksi minyak global tahun 2007.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;“Harga emas dan minyak diprediksikan akan mencapai harga tertingginya tahun ini sejak terjadinya perang Arab-Israel tahun 1967 lalu&lt;/span&gt;,” ujar Ralph Preston, analis komoditas di Heritage West Financial Inc., San Diego.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ron Goodis, direktur perdagangan ritel di Equidex Brokerage Group Inc. Closter, New Jersey mengatakan, harga emas yang mengalami kenaikan 4% tahun ini, merupakan satu-satunya logam dengan harga stabil setahun ini. Hal ini memikat investor yang sedang mencari tempat aman setelah dolar anjlok dan imbal hasil surat utang AS jangka pendek jatuh di bawah 0%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Emas menjadi investasi bagus bila dibandingkan suku bunga dan imbal hasil yang rendah. Ketika yang lain menjadi tidak aman, atau berimbal hasil sangat tidak menarik, emas menawarkan keuntungan yang signifikan&lt;/span&gt;,” ujar Goodis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The Federal Reserve pada 16 Desember lalu telah memangkas suku bunga acuannya hingga mencapai 0,25% dari semula 1%. Padahal, suku bunga The Fed pada September 2007 masih di level 5,25%. Namun, secara bertahap dipotong seiring terjadinya resesi ekonomi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk ke depannya, harga emas diperkirakan masih akan cenderung bullish. Pada pertengahan September 2008, penambang emas besar dunia meramalkan bahwa produksi akan turun sampai 2,3% di tahun 2008 menjadi 2,422 ton, tingkat produksi terendah sejak tahun 1996. Selain itu, pada 20 November 2008 lalu, Dewan Emas Dunia (WGC) merilis bahwa permintaan terhadap emas dunia telah naik 18% di kuartal ketiga tahun ini dibandingkan setahun sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sisi lain sejumlah pengamat sempat memprediksi bahwa produksi emas dunia akan turun 3% di tahun 2008 dan lebih lanjut merosot 5% untuk tahun 2009. Pengurangan suplai produksi akan membuat emas semakin dilirik investor. Terakhir di penghujung tahun ini, selain memanasnya geopolitik kawasan Timur Tengah dan India, beredar isu pasar bahwa krisis finansial telah membuat tingkat produksi dari koin emas berkurang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harga emas global saat ini masih berpotensi menguat memasuki Januari di tahun yang baru, 2009. Level resistensi yang akan dituju adalah pada US$ 932 per troy ounce.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Emas menjadi bagian penting dalam sebuah portofolio investasi yang terdiversifikasi. Hal ini karena harga emas cenderung akan naik ketika nilai dari instrumen keuangan, seperti saham dan obligasi, turun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Sementara itu, meskipun harga emas memiliki volatilitas yang tinggi pada jangka pendek, emas selalu berhasil mempertahankan nilainya dari waktu ke waktu. Karena manfaatnya sebagai pelindung dari inflasi dan melemahnya mata uang utama, maka emas memang patut dipertimbangkan untuk dimiliki.&lt;/span&gt; [I4]&lt;br /&gt;   &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5202043159270182072-8419134776527075812?l=geraidinarbogor.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://geraidinarbogor.blogspot.com/feeds/8419134776527075812/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=5202043159270182072&amp;postID=8419134776527075812' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5202043159270182072/posts/default/8419134776527075812'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5202043159270182072/posts/default/8419134776527075812'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://geraidinarbogor.blogspot.com/2009/01/pikat-kemilau-investasi-emas.html' title='Pikat Kemilau Investasi Emas'/><author><name>GDB</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14402421627700119821</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='04988474015080869566'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5202043159270182072.post-2699714232746789536</id><published>2009-01-05T01:52:00.002+07:00</published><updated>2009-01-05T01:56:51.261+07:00</updated><title type='text'>‘Titanic’ US Dollar Mulai Tenggelam, Waktunya Tinggalkan Kapal…</title><content type='html'>Written by Muhaimin Iqbal&lt;br /&gt;Wednesday, 17 December 2008 06:24&lt;br /&gt;Dua tulisan saya minggu lalu tentang ajakan kita semua meninggalkan US$ dan tentang ketangguhan mata uang menghadapi badai, mendapatkan pembuktiannya hari-hari ini. Bukan oleh uang Rupiah, melainkan oleh ‘mata uang dunia’ US Dollars.&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.geraidinar.com/images/stories/usindex.png"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 492px; height: 318px;" src="http://www.geraidinar.com/images/stories/usindex.png" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;Sebagian orang yang rajin mengkritik pemikiran saya di berbagai milis, beranggapan bahwa ekonomi Amerika yang ter-representasikan oleh US Dollar adalah too big to fail. Maka hari-hari ini insyaallah kita akan menyaksikan proses tenggelamnya US$ ini. Ini mengingatkan saya pada awal film Titanic, ketika designer kapal tersebut dengan bangganya menyatakan bahwa Tuhan-pun tidak akan bisa menenggelamkan Titanic - tetapi apa jadinya ? satu perjalanan saja tidak berhasil dia selesaikan&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Grafik diatas adalah grafik US$ Index yang mengukur kinerja US$ terhadap sekeranjang mata uang penting dunia yaitu EUR, JPY, CAD,CHF dan SEK.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa ‘titanic’ ini baru sekarang mulai tenggelamnya ?.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain tumpukan hutang yang tidak akan terbayar dalam bergenerasi mendatang yang sudah saya tulis di tulisan-tulisan tersebut diatas; kini pemerintah Amerika mulai kehabisan jurus-jurus pamungkas untuk menyelamatkan ekonomi sekaligus uangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa jam lalu the Fed terpaksa menurunkan suku bunganya dari 1% ke 0.25% yang merupakan rekor terendah dalam sejarah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah ini nampaknya mereka lakukan dengan terpaksa untuk menyelamatkan pasar modal dan industri yang mulai berguguran. Namun dampak negatifnya juga jelas terbayang di depan mata dengan meluncur turunnya daya beli US$. US$ Index turun sekitar 2 % setelah pengumuman penurunan suku bungan the Fed tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan melemahnya Dollar maka Rupiah harusnya membaik hari-hari ini, lebih cepat Anda melompat ke sekoci kecil (Rupiah) ini akan lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun namanya juga sekoci, kita tidak bisa berlama-lama di sekoci kecil. Hanya kebutuhan jangka pendek kita (kurang dari 6 bulan) yang cukup aman di sekoci.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk perencanaan pensiun kita, sekolah anak-anak dan hari tua kita – kita butuh kapal kuat yang sudah terbukti tangguh mengarungi waktu dan berbagai badai yaitu emas atau Dinar. Sekarang nampak mahal, tetapi itulah kapal yang kita butuhkan. Wallahu A’lam.&lt;br /&gt;Last Updated on Wednesday, 17 December 2008 06:33&lt;br /&gt;Copyright © 2008 Gerai Dinar. All Rights Reserved.&lt;br /&gt;Joomla! is Free Software released under the GNU/GPL License.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5202043159270182072-2699714232746789536?l=geraidinarbogor.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://geraidinarbogor.blogspot.com/feeds/2699714232746789536/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=5202043159270182072&amp;postID=2699714232746789536' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5202043159270182072/posts/default/2699714232746789536'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5202043159270182072/posts/default/2699714232746789536'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://geraidinarbogor.blogspot.com/2009/01/titanic-us-dollar-mulai-tenggelam.html' title='‘Titanic’ US Dollar Mulai Tenggelam, Waktunya Tinggalkan Kapal…'/><author><name>GDB</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14402421627700119821</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='04988474015080869566'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5202043159270182072.post-7560471385647107618</id><published>2009-01-05T01:29:00.004+07:00</published><updated>2009-02-11T22:27:02.232+07:00</updated><title type='text'>Peter Schiff: Gold Will Rise, Dollar Will Collapse....</title><content type='html'>Written by Administrator&lt;br /&gt;Wednesday, 19 November 2008 14:48&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;The opinions expressed in this presentation are those of the interviewee and interviewer and may differ from those of other persons. These views are not intended to be a forecast of future results, or investment advice. The information is not intended to represent any past or future investment recommendation, and any market conditions described may not continue.&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Mike Norman, HardAssetsInestor.com (Norman)&lt;/span&gt;: Hello everybody, and welcome back for another installment of HardAssetsInvestor.com’s interview series. I’m Mike Norman, your host. Well, he’s back. Mr. Doom and Gloom is here … Peter Schiff, president of Euro Pacific Capital and author of the new book just out, “Bull Moves in Bear Markets.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Peter Schiff, president of Euro Pacific Capital (Schiff)&lt;/span&gt;: &lt;a href="http://www.hardassetsinvestor.com/viewVideo.php?id=1295"&gt;“The Little Book ...”&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Norman&lt;/span&gt;: “The Little Book …”; it’s in The Little Book Series. Well look … the last time you were here, things were kind of going your way, but it looks like things have turned upside down.&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_wDP7JtZ1K4w/SWEAtVPVIWI/AAAAAAAAAMM/mbFM8WiyKfk/s1600-h/PeterSchiff1_11182008.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 200px; height: 172px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_wDP7JtZ1K4w/SWEAtVPVIWI/AAAAAAAAAMM/mbFM8WiyKfk/s200/PeterSchiff1_11182008.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5287508216305230178" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;All kidding aside, I know your big thing over the last seven or eight years has been gold. We’re very supportive of gold on this show; we think that probably people should have some gold as part of their overall portfolio mix. But let’s just look at what happened.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Several weeks ago, the U.S. stock market had its worst week in history … even going back to the 1930s … worst week in history. I saw a breakdown of various assets – all assets really – stocks, bonds, gold, commodities, oil. Gold was at the bottom of the list. The top-performing asset, and something that you hate, was the U.S dollar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So how do you explain that? If we are going through the worst economic and financial crisis in history – precisely what gold is supposed to protect against – why would it perform so bad?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Schiff:&lt;/span&gt; Well, I think it will perform very well; you got to give it a little bit more time.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Norman&lt;/span&gt;: More time or more decimation?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Schiff:&lt;/span&gt; No, what’s happening right now, Mike, is just de-leveraging, and so gold is going down for the same reason a lot of stocks are going down, a lot of commodities are going down. There’s a lot of leverage in this system, there’s a lot of margin calls, a lot of liquidation; a lot of people are having to sell whatever they own to pay off their debts.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Norman:&lt;/span&gt; But look at where the money is going … the money is going into U.S. sovereigns, Treasuries … it’s going into the U.S. dollar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Schiff:&lt;/span&gt; For now.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Norman:&lt;/span&gt; Why for now?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Schiff:&lt;/span&gt; Right now there’s some perception of safety there, but it’s the opposite of the leveraging. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;If you’re selling your assets, you’re accumulating dollars; but ultimately right now, it’s like there’s been this gigantic nuclear explosion in the United States, and everybody is running toward the blast.&lt;/span&gt; Pretty soon they’re going to figure out they’re going in the wrong direction.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Norman:&lt;/span&gt; You always talk about gold as a currency, and we have seen currencies appreciate – the yen, for example, the dollar tremendously, for example, but gold has not held up.&lt;br /&gt;Schiff: Well, if you actually look at gold versus other currencies, in the last couple of weeks gold has made new record highs in terms of the South African rand, the Canadian and Australian dollars … so gold was not doing as poorly as many of the currencies, and I think this is all short term.&lt;br /&gt;I think you’re going to see a lot of money moving into gold, and if you look at how much gold has gone down from the peak, the peak was about a thousand … it’s off about 25%. Stocks are off 40%. Gold is still up during this year against the Dow.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Norman:&lt;/span&gt; Let’s see the performance from this point forward; we’ll look back at this again and we’ll revisit this issue.&lt;br /&gt;Let’s talk about something else, something that you have also … and I just mentioned it … the U.S. dollar. You were very, very negative. In the last month, we have seen unprecedented actions by the U.S. Fed in terms of expansion of the monetary basis; in other words, printing money … what you call printing money … and despite that, the dollar has remained incredibly strong.&lt;br /&gt;How do you explain that according to your logic?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Schiff:&lt;/span&gt; Everything the government is doing is inherently negative for the dollar, and all of this…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Norman:&lt;/span&gt; It’s not playing out that way.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Schiff:&lt;/span&gt; It will; you’ve got to give it time.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I remember when I was on television talking about the subprime and people were telling me it’s no big deal, and I said, just wait a while; give it time.&lt;br /&gt;Look, everything that we’re doing – all the bailouts, all the stimulus packages – this is all being financed by inflation. It’s inherently terrible for the dollar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Norman:&lt;/span&gt; But you just said yourself that everything is deflating.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Schiff:&lt;/span&gt; But right now, Mike, you’re getting this de-leveraging, and this is benefitting the dollar, so despite the horrific fundamentals for the dollar, it’s going up anyway.&lt;br /&gt;But ultimately, when this phony rally runs out of steam, the dollar is going to collapse, and that’s when we’re going to have a much greater crisis because now you’re going to have a collapsing dollar, which is going to push long-term interest rates up, commodity prices up.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Norman:&lt;/span&gt; I still don’t understand why the dollar is going to collapse. So you’re saying that the Fed is just going to allow … or leave this enormous amount of liquidity in there, that at some point down the road, if we recover, they’re not going Scto take it out?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Schiff:&lt;/span&gt; Look, they have no control over it. The Fed is trying to artificially reflate our phony economy, right?&lt;br /&gt;We had this economy that was based on Americans borrowing money and then spending it on products. We have this huge debt finance bubble which is collapsing, and it’s being supported by foreigners.&lt;br /&gt;But when this artificial demand for Treasuries goes away, the Fed is going to try to print a lot of money and the dollar is going to get killed.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Norman:&lt;/span&gt; All right; I’m going to ask you to hold on. Folks, check back because we’re going to do the second part of my interview with Peter Schiff, so check back to this site. This is Mike Norman; bye for now.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5202043159270182072-7560471385647107618?l=geraidinarbogor.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://geraidinarbogor.blogspot.com/feeds/7560471385647107618/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=5202043159270182072&amp;postID=7560471385647107618' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5202043159270182072/posts/default/7560471385647107618'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5202043159270182072/posts/default/7560471385647107618'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://geraidinarbogor.blogspot.com/2009/01/peter-schiff-gold-will-rise-dollar-will.html' title='Peter Schiff: Gold Will Rise, Dollar Will Collapse....'/><author><name>GDB</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14402421627700119821</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='04988474015080869566'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_wDP7JtZ1K4w/SWEAtVPVIWI/AAAAAAAAAMM/mbFM8WiyKfk/s72-c/PeterSchiff1_11182008.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5202043159270182072.post-8342371606456867324</id><published>2008-12-23T07:16:00.005+07:00</published><updated>2009-01-05T01:26:06.651+07:00</updated><title type='text'>Doom and Gloom 2009 : Bagaimana Kita Bisa Selamat… ?</title><content type='html'>Written by Muhaimin Iqbal   &lt;br /&gt;Tuesday, 23 December 2008 06:50&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_wDP7JtZ1K4w/SVAuZQTCD3I/AAAAAAAAAL8/SCIkgosmzGI/s1600-h/doom.png"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 112px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_wDP7JtZ1K4w/SVAuZQTCD3I/AAAAAAAAAL8/SCIkgosmzGI/s200/doom.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5282773374311993202" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Nampaknya ada perubahan sikap dari petinggi kita akhir-akhir ini tentang bagaimana memandang krisis keuangan yang sedang melanda dan bagaimana mengkomunikasikannya ke rakyat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila sebelumnya terkesan setengah ditutupi seolah badai finansial tidak akan berdampak serius terhadap negeri ini, kemarin saya sempat membaca running text di salah satu televisi nasional dimana presiden kita menyatakan bahwa tsunami krisis finansial tengah melanda Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keterbukaan ini menurut saya lebih baik, agar rakyat siap dan agar seluruh elemen bangsa mengantisipasi dan mempersiapkan diri menghadapi paceklik besar yang bisa saja terjadi di tahun 2009 dan tahun-tahun sesudahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu burukkah tahun depan ?, berikut saya ambilkan prediksi tahun 2009 untuk ekonomi Amerika Serikat – yang selama ini menjadi referensi ekonomi dunia. Prediksi ini ditulis oleh Roger Wiegand yang dipublikasikan di Kitco.Com – referensi utama di pasar emas dunia, jadi penulis maupun situsnya cukup dapat dipercaya.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Inti dari betapa buruknya ekonomi Amerika Serikat tahun depan dan tahun-tahun sesudahnya dapat digambarkan sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;·       Akan terkuaknya kegagalan housing mortgage yang lebih besar dari yang selama ini terungkap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;·       Rentetan gelombang besar kegagalan kredit kendaraan bermotor dan repossession.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;·       Sekitar US$ 40 Milyar gagal bayar dari kartu kredit yang akan menenggelamkan bank-bank yang mengeluarkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;·       Gelombang kegagalan kredit komersial, tutupnya took-toko, perkantoran dan sektor komersial lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;·       Kegagalan terbesar akan datang dari kegagalan Credit Swap Default (CDS) yang skalanya bisa mencapai US$ 500 trilyun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lima hal besar tersebut diatas akan menimbulkan serangkaian kesengsaraan baru yang belum pernah di alami sebelumnya oleh bangsa Amerika yang antara lain akan berupa :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;·       Dow Jones Index yang saat ini masih berada pada kisaran 10,000 –an akan bisa turun serendah-rendahnya sampai tinggal 1,500-an.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;·       Tingkat pengangguran yang pernyataan resmi pemerintahnya masih single digit, kondisi sebenarnya sudah mencapai 16 %-an, akan terus meningkat hingga mencapai 30% - 40 %.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;·       Jumlah penduduk yang menerima santunan sosial saat ini 11 juta dan sekitar 700,000 anak setiap hari kelaparan; akan meningkat menjadi 35 juta-an dan tentu akan lebih banyak lagi anak-anak yang memerlukan pertolongan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah kalau Amerika saja yang selama ini menjadi guru dan rujukan ekonomi kita – karena mayoritas ekonom kita belajar di sana atau setidaknya belajar dari buku-buku tulisan pemikir mereka – sesuram ini masa depannya, apa jadinya ekonomi Indonesia kedepan ?.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibarat belajar silat, kita tahu suhu kita sudah kalah dengan musuh-musuh alami yang dihadapinya – masihkah kita tetap berguru sama dia ?. Kalau kita ingin selamat tentu kita tidak lagi mengandalkan suhu tersebut, saatnya mencari suhu yang paripurna ilmu-ilmu dan jurus-jurusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dimana kita bisa memperoleh suhu yang paripurna ini ? Dimana lagi kalau tidak dari uswatun hasanah kita Rasulullah SAW dengan kitab yang dibawanya Al-Quran dan Sunnah beliau. Bahkan dijanjikan oleh beliau selama kita berpegang pada dua hal tersebut, kita tidak akan pernah tersesat selamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menghindari krisis ini misalnya, kita bisa selamat kalau bisa memisahkan (decoupling) system ekonomi kita dari system ekonomi kapitalis.  Jangan terlalu terpusat pada effort menyelamatkan nilai uang Rupiah kita sampai menghamburkan begitu banyak cadangan devisa kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fokus hendaknya pada sector riil, yang kunci mengantisipasi dan menghadapi pacekliknya sudah ada Al-Quran yang agung :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“…..Supaya kamu bertanam tujuh tahun (lamanya) secara sungguh-sungguh....” (QS 12:47).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Negeri kita subur, semua yang kita butuhkan ada di sini. Dari bahan pangan, pakaian sampai kebutuhan energy semua ada secara melimpah – hanya kesalahan manajemen (karena salah berguru !) yang memungkinkan kita menderita krisis dan kemiskinan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau semua kita mau mengikuti petunjukNya dengan mencontoh apa yang dilakukan Yusuf A.S. misalnya; bukan mustahil Indonesia akan seperti Mesir dalam pemerintahan Yusuf A.S.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika semua negeri-negeri mengalami paceklik yang sangat dasyat – negeri Yusuf justru dalam kondisi makmur.  Bukan hanya kemakmurannya cukup untuk memenuhi kebutuhan penduduknya – bahkan cukup untuk membantu penduduk-penduduk negeri lain yang datang meminta pertolongan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah maha benar firmanMu; maka mudahkanlah kami dalam mengikuti petunjukMu….&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5202043159270182072-8342371606456867324?l=geraidinarbogor.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://geraidinarbogor.blogspot.com/feeds/8342371606456867324/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=5202043159270182072&amp;postID=8342371606456867324' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5202043159270182072/posts/default/8342371606456867324'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5202043159270182072/posts/default/8342371606456867324'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://geraidinarbogor.blogspot.com/2008/12/doom-and-gloom-2009-bagaimana-kita-bisa.html' title='Doom and Gloom 2009 : Bagaimana Kita Bisa Selamat… ?'/><author><name>GDB</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14402421627700119821</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='04988474015080869566'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_wDP7JtZ1K4w/SVAuZQTCD3I/AAAAAAAAAL8/SCIkgosmzGI/s72-c/doom.png' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5202043159270182072.post-3420713252207040845</id><published>2008-12-11T09:14:00.006+07:00</published><updated>2009-01-05T02:13:13.985+07:00</updated><title type='text'>Tinggalkan US Dollar Selagi Masih Berharga…</title><content type='html'>Written by Muhaimin Iqbal   &lt;br /&gt;Thursday, 11 December 2008 07:31&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peringatan ini saya ambilkan dari study oleh Casey Research yang kemudian dituangkan dalam the Casey Report baru-baru ini.&lt;br /&gt;Terungkap dari report yang panjang ini bahwa selama krisis finansial yang sampai sekarang tengah berlangsung, Amerika Serikat telah mem-bailout atau berkomitment untuk bailout sebesar US$ 8.5 trilyun. Bailout ini melibatkan empat institusi keuangan negeri itu seperti dalam grafik, lebih dari 61 % sendiri  dikeluarkan oleh Federal reserve.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_wDP7JtZ1K4w/SUB3vbB8jLI/AAAAAAAAALM/h7NF8htgBWk/s1600-h/bailout.png"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 200px; height: 146px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_wDP7JtZ1K4w/SUB3vbB8jLI/AAAAAAAAALM/h7NF8htgBWk/s200/bailout.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5278350419871698098" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Dalam teori ekonomi yang umum, bailout ini mestinya tidak masalah karena umumnya berupa loan, equity atau guarantee. Loan mestinya harus dibayar oleh si penerima pinjaman pada akhirnya. Equity akan menambah kepesertaan pemerintah di&lt;br /&gt;berbagai sektor usaha. Demikian pula guarantee mestinya juga tidak menimbulkan kerugian pada asset pemerintah – karena tidak ada cash out-nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun seluruh bailout tersebut ternyata menjadi masalah besar setelah terungkap dalam report tersebut diatas bahwa; loan yang dikeluarkan oleh ( atau dijanjikan) pemerintah dalam program bailout tersebut mencapai US$ 2.3 trilyun dan rata-rata tidak di back up oleh asset yang ada harganya. Artinya lebih besar kemungkinan tidak terbayarnya, daripada kemungkinan terbayar.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bailout yang berupa equity mencapai US$ 3.0 trilyun, tetapi ternyata ini rata-rata equity pada perusahaan yang bangkrut. Bahasa jawanya ini Nguyahi Segoro (nggarami laut).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang terbesar berupa gurantee pemerintah yang mencapai US$ 3.2 trilyun, rata-rata ini pada produk-produk derivative dan produk investasi bodong lainnya yang sedang runtuh – yang pada waktunya nanti akan menuntut pihak pemberi guarantee untuk bener-benar menalanginya. Artinya yang mestinya tidak menjadi cash-out-pun akhirnya bener-bener akan menjadi cash-out.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_wDP7JtZ1K4w/SUB4gw4ZsfI/AAAAAAAAALU/BA7NdRrTxkY/s1600-h/usproject.png"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 155px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_wDP7JtZ1K4w/SUB4gw4ZsfI/AAAAAAAAALU/BA7NdRrTxkY/s200/usproject.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5278351267550835186" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Lantas seberapa besar sih sebenarnya uang US$ 8.5 trilyun ini ?; grafik disamping menggambarkan bahwa seluruh project besar bangsa Amerika sepanjang sejarah – setelah di adjusted dengan faktor inflasi – kalau di total  hanya mencapai US$ 8.1 trilyun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perang Dunia II misalnya setelah di adjusted dengan inflasi ‘hanya’ membebani Amerika US$ 4.1 trilyun; Seluruh program NASA yang diantaranya sampai membawa bangsa Amerika ke bulan hanya perlu US$ 0.885 trilyun.  Perang Vietnam hanya US$ 0.686 trilyun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa makna dari angka-angka ini semua ?. Maknanya adalah pemerintahan Amerika telah menggadaikan bangsa dan kekayaannya sampai bergenerasi yang akan datang. Selama bangsa-bangsa lain tetap memberi mereka pinjaman – dengan menggunakan uang Dollar Amerika – kemungkinan mereka bisa saja survive hari demi hari, bulan demi bulan, tahun demi tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Balon yang terus menerus ditiup, akhirnya akan meletus juga. Inilah yang akan terjadi dengan Amerika dan dengan uang US Dollarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pemberi pinjaman (semua pihak yang masih menggunakan US Dollar – termasuk saya dan Anda kala bepergian keluar negeri dlsb.) ini akhirnya juga akan sadar bahwa yang diberi pinjaman ini sebenarnya tidak layak menerimanya.  Bukan hanya karena mereka tidak akan mampu membayarnya, tetapi juga mereka menggunakan pinjaman dari bangsa-bangsa lain di dunia untuk membiayai kesombongannya – bahkan kadang untuk menindas bangsa lainnya !.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulai saat ini, bantulah pemerintah kita menyelamatkan Rupiah – paling tidak ini lebih baik daripada membantu pemerintah Amerika menyelamatkan uangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun kalau pemerintah kita juga mengikuti cara-cara Amerika – ingat peribahasa “Guru…berdiri, murid…berlari “?, maka kita juga harus pikirkan cara-cara kita menyelamatkan diri, keluarga , masyarakat dan bangsa ini kedepan…Solusi Dinar adalah salah satunya. Wallahu A’lam.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5202043159270182072-3420713252207040845?l=geraidinarbogor.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://geraidinarbogor.blogspot.com/feeds/3420713252207040845/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=5202043159270182072&amp;postID=3420713252207040845' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5202043159270182072/posts/default/3420713252207040845'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5202043159270182072/posts/default/3420713252207040845'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://geraidinarbogor.blogspot.com/2008/12/tinggalkan-us-dollar-selagi-masih.html' title='Tinggalkan US Dollar Selagi Masih Berharga…'/><author><name>GDB</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14402421627700119821</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='04988474015080869566'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_wDP7JtZ1K4w/SUB3vbB8jLI/AAAAAAAAALM/h7NF8htgBWk/s72-c/bailout.png' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>1</thr:total></entry></feed>